BogorOne.co.id | Kecamatan Kemang – Pelaku budidaya Ikan Gurame di Pasir Naga, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor setiap harinya kebanjiran orderan dari berbagai daerah, namun orderan itu belum bisa terpenuhi karena masih kekurangan modal dalam mengembangkan usahanya.
Pelaku Budidaya Ikan Gurame Soleh mengaku, bahwa budidaya ikan yang sudah lama digelutinya merupakan usaha turun menurun dari orang tuanya. Dirinya melakukan budidaya Ikan Gurame mulai dari pembenihan hingga pembesaran.
“Sekarang sudah lumayan banyak permintaan dari konsumen hingga pengusaha restauran yang datang ke rumah,” ujar Soleh, Jumat 20 Januari 2023.
Dengan luas lahan 6.000 meter persegi
yang dijadikan belasan kolam untuk tambak, dirinya bisa membudidayakan ikan dengan berbagai ukuran mulai dari pembenihan hingga pembesaran.
“Kalau untuk mendapat daging ikan yang maksimal ikan gurame tersebut bisa dipanen dari usia 3 bulan sampai dengan 12 bulan tergantung permintaan dari konsumen,” ucapnya.
Untuk mempermudah akses pemasaran usaha budidaya Ikan Gurame yang sebelumnya dikelola sendiri, sekarang telah terbentuk Kelompok Tani (Poktan) dan diberi nama Pasir Naga sehingga tambak ikan gurame tersebut sekarang tembus di seluruh provinsi.
Sementara untuk pemasaran Ikan Gurame yang berukuran besar dijual ke wilayah Jabodetabek dengan harga Rp40 ribu sampai dengan Rp55 ribu, sedangkan untuk benih Ikan Gurame dijual ke negara asia dan berbagai daerah.
Lebih lanjut kata Soleh mengatakan, karena permintaan konsumen yang cukup tinggi, ia mengaku untuk mengembangkan usahanya saat ini masih kekurangan permodalan dan lahan yang tidak memadai serta minimnya aliran air irigasi ke area kolam.
“Usaha budidaya ikan adalah salah satu program ketahanan pangan yang sekarang digencarkan oleh pemerintah, saya harap usaha budidaya ikan tersebut ada perhatian dari pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat,” tandasnya. (Shd)

























Discussion about this post