BogorOne.co.id | Kota Bogor – Meski sebelumnya telah deklarasi koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), namun Gerindra menilai bahwa terbangunnya Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor cukup terbuka lebar.
Seperti diketahui, Partai Gerindra berinisiatif untuk melaksanakan acara halal bihalal di Rumah Kopi Jalan Ahmad Yani Kota Bogor dan mengundang sejumlah partai yang tergabung dalam KIM diantaranya, Golkar, Demokrat.
Ketua DPC Gerindra Sopian Ali Agam mengatakan, bahwa pihaknya berinisiatif melakukan halal bihalal, sebab setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) belum pernah ada kegiatan kumpul-kumpul bersama partai-partai yang terbaring dalam Koalisi Indonesia Maju.
Dirinya berharap, acara halal bihalal tersebut membuka ruang untuk terbangunnya komunikasi bersama partai lainnya, meski dalam pertemuan tersebut tidak membahas mengenai koalisi untuk Pilwalkot Bogor.
“Jadi, setelah pemilu kita belum pernah ada kumpul-kumpul, mudah-mudahan dengan kumpul ini, menambah akrab bukan selesai pemilu lalu selesai juga tugasnya, justru kami harap koalisi Indonesia maju ini, kedepannya bisa ikut mengawal program nasional,” jelasnya Sopian.
Saat disinggung soal sinyal koalisi KIM akan dilanjut untuk pilwalkot Bogor, Sopian berharap itu bisa terjadi, namun dirinya mengaku sejauh ini belum mengetahui konstalasi untun Nasional atau Jawa Barat
“Intinya kita bangun komunikasi untuk memperkuat hubungan sama partai yang mengusung Prabowo – Gibran,” tegasnya.
Dirinya berpendapat jika KIM berlanjut untuk Pilwalkot Bogor, maka kedepan akan lebih mudah dalam mengawal dan mengiplementasikan program-program nasional di kota Bogor.
“Ya, kami harap begitu, namun keputusan itu tergantung keputusan masing-masing partai di Koalisi Indonesia Maju itu sendiri,” tambah Sopian.
Untuk menentukan koalisi di Pilkada Kota Bogor, dia mengaku sudah komunikasi dengan PSI dan PAN, kedepan diagendakan akan membangun komunikasi dengan Golkar dan Demokrat.
“Untuk PSI dan PAN kita sudah Komunikasi, jadi intinya kita akan bangun komunikasi termasuk dengan partai-partai di luar KIM,” tuturnya.
Masih kata dia, bahwa peluangnya terbangun koalisi KIM untuk Pilwalkot Bogor cukup besar, karena kalau melihat di Jabar Gerindra dan Golkar cukup.
“Mungkin bisa linier, ditambah partai-partai lain termasuk ada partai lain yang menyatakan siap mendukung. Kami harap setelah pertemuan halal bihalal ini komunikasi lebih terbangun sehingga Koalisi KIM ini bisa juga terbangun untuk pilwalkot Bogor,” pungkasnya. (Fry)























Discussion about this post