• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, April 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Cabup Rudy Susmanto Hadiri Gunting Pita Makam Mbah Pangeran Sake di Citeureup

Redaksi by Redaksi
9 Oktober 2024
in BOGOR RAYA
0
Cabup Rudy Susmanto Hadiri Gunting Pita Makam Mbah Pangeran Sake di Citeureup
319
SHARES
344
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor –  Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1 Rudy Susmanto melakukan gunting pita makam Mbah Pangeran Sake dan Mbah Dalam Machsan di Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor pada Rabu 9 Oktober 2024.

Gunti pita makam pejuang islam itu dihadiri oleh tokoh setempat yakni Hj Lela atau yang sering dikenal dengan mamih Lela. Selain itu Rudy Susmanto juga didampingi oleh tokoh agama KH. Ahmad Daman Huri serta masyarakat setempat.

Gunting pita tanda selesainya merhab atau rekonsturksi bagunan peneduh makam dan bertujuan untuk memberikan tempat duduk bagi peziarah itu diawali dengan doa.

Rudy Susmanto tampak khusyuk mengikuti prosesi dari mulai pengguntingan pita, mendoakan alrmarhum dan menabur bunga. Prosesi pertaman dilakukan di Mbah Dalam Machsan. Kemudian hal yang sama dilakukan di Mbah Pangeran Sake.

BERITA LAINNYA

bocimi

Diduga Jual Miras, Warung Remang-remang di Jalan Bocimi Dibongkar

16 April 2026
longsor

Longsor di Puncak Bogor Picu Pohon Tumbang dan Retakan Jalan

16 April 2026
DPRD Kabupaten Bogor

DPRD Kabupaten Bogor Desak APH Usut Tuntas Dugaan Pungli di Kemenag

16 April 2026
jual beli jabatan

Polres Bogor Panggil 24 Pejabat Pemkab Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan

16 April 2026

Kegiatan tersebut bukan merupakan agenda Kampanye Rudy Susmanto sebagai Cabup Bogor. Melainkan, menghadiri undangan yang diberikan oleh Mamih lela dan tokoh serta warga setempat saja.

Usai prosesi selesai, Rudy Susmanto kemudian melanjutkan perjalanannya dalam kegiatan kampanye yakni menghadiri Deklarasi Dukungan Barisan Relawan Rudy Susmanto-Jaro Ade di Garbera Hotel and Convention di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Sedikit mengenal Mbah Pangeran Sake yang dikutip dari internet sebagai berikut.

Tokoh-tokoh Islam yang dapat memberikan warna keislaman di Bogor, Jakarta dan sekitarnya terutama pada masa islamisasi eks Kerajaan Padjajaran Bogor tentu membutuhkan sosok kepempimpinan. Salah satu sosok kepemimpinan Islam ada pada Pangeran Sake.

Siapakah Pangeran Sake dan bagaimana dapat mewarnai keislaman masyarakat Bogor yang sebelumnya kental dengan agama bebuyutan Hindu Budha peninggalan kerajaan Sunda Padjajaran.

Pangeran sake bernama asli Syarifudin Shoheh (1682-1740) berasal dari Banten masih keturunan dari Syarif Hidayatullah waliyullah melalui pernikahannya dengan adik Bupati Banten bernama Nyai Kawunganten.

Beliau yang menurunkan keturanan Ratu Wulung Ayu dan Pangeran Sebakingking atau lebih dikenal Maulana Hasanudin yang kelak menjadi pendiri Kesultanan Banten dan menurunkan generasi selanjutnya Sultan Ageng Tirtayasa.

Sultan Ageng Tirtayasa memiliki beberapa istri diantaranya Ratu Adi Kasum yang melahirkan Abdul Kahar (Sultan Abdul Nasr Abdul Kahar), dari istri Rati Ayu Gede dikaruniai 3 orang anak Pangeran Abdul Alim, Pangeran Ingayajapura dan Pangeran Arya Purbaya.

Sedangkan dari istri lainnya dikaruniai Pangeran Sugiri yang kelak berdakwah di Jakarta (Jatinegara), Pangeran Sake Citeureup, Tubagus Raja Suta, Tubagus Husen dan Tubagus Kulon.

Diantara anak-anaknya tersebut hanya Sultan Haji dan Pangeran Purbaya yang meneruksan menjadi penguasa Banten, selebihnya meninggalkan Banten untuk berdakwah baik ke sekitar Banten, Bogor, Lampung dan sebagainya.

Pangeran Sake memilih keluar Banten menuju wilayah timur tepatnya Citeureup, Cibinong sampai Cibarusah Bekasi.

Keturunan Pangeran Sake diantaranya Pangeran Suryadinata, Pangeran Kertayudha, Pangeran Wiranata, Pangeran Suryapringga, Raden Komarudin, Raden Syarifudin, Raden Sahabudin, Raden Muhidin, Ratu Jiddah, Tubagus Badrudin, Tubagus Kamil dan Ratu Mantria.

Panggilan Pangeran Sake tentu secara historis dapat dilacak, nama aslinya Syarifudin Shoheh kok dikenal pangeran Sake.

Setelah melacak beberapa referensi ditemukan sebuah tulisan yang mengatakan panggilan pangeran sake, karena setiap berdakwah, beraktivitas bahkan berjuang melawan Belanda selalu tidak lepas membawa minum yang ditempatkan pada sebuah kantong yang dikenal sake.

Sake ini tempat minuman orang tua dahulu yang bahannya terbuat dari kayu kayak rotan. Karena selalu melekat kemanapun Pangeran Sake beraktifitas dan menjadi ciri khasnya beliau, maka panggilan pangeran sake pun melekat sampai kini.

Pangeran Sake atau Mbah Sake sudah tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Bogor terutama wilayah Citeureup. Namanya begitu harum dan mulia, jasa-jasa beliau begitu dikenang masyarakat karena selama hidupnya mengabdikan diri kepada masyarakat tidak diragukan lagi.

Bahkan setelah kewafatannya, makamnya selalu ramai diziarahi orang untuk mendoakan baik datang dari warga sekitar Bogor, Jabodetabek, Bandung, Tasikmalaya, Karawang bahkan Kalimantan.

Mbah Sake banyak berjasa menyebarkan agama Islam di Bogor dan Jakarta bahkan Bekasi Cibarusah. Masjid Ash-Shoheh salah satu peninggalan dalam penyebaran Islam yang ia lakukan, ia habiskan waktu untuk beribadah, berzikir sebagai ciri khas penganut tarikat naqsabandiyah.

Semasa hidupnya ia pemilik perkebunan Tjitrap kini dikenal Citeureup yang melakukan perlawanan terhadap Belanda, karena tidak sepaham dengan kakaknya Sultan Haji dan Pengeran Purbaya yang memihak Belanda.

Salah satu bukti Citeureup peninggalan Pangeran Sake dapat dianalisa dari segi bahasanya, bahasa yang digunakan penduduknya menggunakan bahasa sunda yang relative kasar berbeda dengan sebelahnya Cibinong, Gunungputri dan Cileungsi yang cenderung lebih berbahasa melayu.

Hal ini menjadi bukti pengaruh Pangeran Sake dari Banten menjadi komunitas keturunan Banten dengan kecenderungan menggunakan bahasa sunda kasar, hampir sama ini ditemukan di Jatinegara Kaum yang dibangun oleh saudaranya Pangeran Sogiri.

Citeureup pada saat beliau datang dari Banten masih hutan lebat dan dihuni hanya beberapa penduduk saja, kemudian dibuka pendudukpun semakin berdatangan dak dakwah Islam berkembang di tangan beliau.

Salah satu artepak sejarah peninggalan Pangeran Sake berupa Masjid Ash-shoheh dan makam beliau yang diyakini masyarakat sekitar.

Makam beliau ditemukan selain di Citeureup tepatnya di Kampung Nangka Karangasem Timur Citeureup, ditemukan pula di Cibinong, Cileungsi bahkan Cibarusah. Hal ini disengaja pada saat itu untuk mengelabuhi penguasa Belanda yang selalu mengamati gerakan keturunan Sultan Ageng Banten.

Tempat-tempat tersebut disebut petilsan perjuangan Pangeran Sake dalam menyebarkan agama Islam. Namun yang paling banyak diziarahi para pejiarah adalah makam Pangeran Sake yang berlokasi di Kampung Nangka Karangasem Timur Citeureup. (*)

Tags: Cabup Rudy SusmantoCiteureupGunting PitaMakam Mbah Pangeran Sake

Related Posts

bocimi
BOGOR RAYA

Diduga Jual Miras, Warung Remang-remang di Jalan Bocimi Dibongkar

16 April 2026
longsor
BOGOR RAYA

Longsor di Puncak Bogor Picu Pohon Tumbang dan Retakan Jalan

16 April 2026
DPRD Kabupaten Bogor
BOGOR RAYA

DPRD Kabupaten Bogor Desak APH Usut Tuntas Dugaan Pungli di Kemenag

16 April 2026
jual beli jabatan
BOGOR RAYA

Polres Bogor Panggil 24 Pejabat Pemkab Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan

16 April 2026
air Sungai Cidurian
BOGOR RAYA

Air Sungai Cidurian Menghitam, Warga Jasinga Bogor Keluhkan Bau Tak Sedap

16 April 2026
Optimalkan Wahana Ngalun, Kelurahan Katulampa Berharap Intervensi Tata Kelola dari Pemkot
BOGOR RAYA

Optimalkan Wahana Ngalun, Kelurahan Katulampa Berharap Intervensi Tata Kelola dari Pemkot

16 April 2026
Next Post
Dokter Rayendra Janji Naikkan BOP Kader Posyandu

Dokter Rayendra Janji Naikkan BOP Kader Posyandu

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Tatap Musim 2026 Bersama Ducati, Marc Marquez Waspadai Acosta hingga Bagnaia

Tatap Musim 2026 Bersama Ducati, Marc Marquez Waspadai Acosta hingga Bagnaia

24 Januari 2026
Polres Bogor Ringkus 21 Bandar Narkoba

Polres Bogor Ringkus 21 Bandar Narkoba

3 November 2023
Porprov Jabar ke-XIV, Kota Bogor Targetkan 90 Medali Emas

Porprov Jabar ke-XIV, Kota Bogor Targetkan 90 Medali Emas

21 September 2022
Sebuah Toko Dibobol Maling, Sejumlah Barang Elektronik Raib

Sebuah Toko Dibobol Maling, Sejumlah Barang Elektronik Raib

28 November 2022

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In