BogorOne.co.id | Subang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di wilayah Subang, Jawa Barat, Jumat, 1 Agustus 2025. Insiden ini mengakibatkan jalur hulu dan hilir di lokasi kejadian tidak dapat dilalui, sehingga sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dihentikan sementara.
“Sejumlah perjalanan kami alihkan dan kami terus berupaya maksimal melakukan penanganan serta evakuasi sarana agar operasional bisa kembali normal,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dikutip dari beritasatu.com
Sebagai langkah penanganan, KAI mengalihkan perjalanan KA Brawijaya relasi Gambir–Malang melalui jalur Cikampek–Purwakarta–Bandung–Kroya–Cirebon. Sementara penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang terdampak dievakuasi menggunakan bus ke stasiun terdekat untuk melanjutkan perjalanan.
KAI juga melaporkan sejumlah keterlambatan perjalanan akibat gangguan jalur tersebut, antara lain:
- KA Sembrani (Surabaya Gubeng–Gambir): 72 menit
- KA Tawangjaya (Semarang Poncol–Pasar Senen): 80 menit
- KA Bangunkarta (Jombang–Pasar Senen): 90 menit
- KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya Gubeng–Pasar Senen): 51 menit
- KA Cakrabuana (Cirebon–Gambir): 30 menit
- KA Argo Semeru (Surabaya Gubeng–Gambir): 14 menit
- KA Argo Merbabu (Semarang Tawang–Gambir): 21 menit
- KA Sawunggalih (Kutoarjo–Pasar Senen): 6 menit
Beberapa kereta lain masih tertahan di sejumlah stasiun antara dan menunggu izin lintas, seperti KA Tawangjaya Premium (Brebes), KA Gunungjati (Pekalongan), dan KA Matarmaja (Kalibodri). Sementara itu, KA Tegal Bahari dan Argo Anjasmoro dilaporkan tetap berjalan sesuai jadwal.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post