BogorOne.co.id | Jakarta – OpenAI resmi meluncurkan fitur baru bernama Study Mode di platform ChatGPT. Fitur ini dirancang khusus untuk membantu pelajar memahami topik-topik kompleks secara lebih mendalam melalui pendekatan Socratic.
Tidak seperti model jawaban langsung, Study Mode membimbing pengguna dengan serangkaian pertanyaan reflektif yang mendorong pemikiran kritis dan pemahaman mandiri. Di awal interaksi, fitur ini akan melakukan kalibrasi untuk mengidentifikasi tujuan belajar dan tingkat pemahaman pengguna, sebelum menyusun proses pembelajaran secara bertahap dengan pendekatan scaffold.
Menurut laporan Engadget, Sabtu, 2 Agustus 2025, Study Mode dikembangkan melalui kolaborasi intens antara OpenAI dengan guru, ilmuwan, dan pakar pendidikan. Fitur ini tidak bergantung pada model AI baru, melainkan menggunakan instruksi sistem khusus yang diterapkan pada model ChatGPT yang telah ada.
OpenAI menyebut pendekatan ini memungkinkan iterasi cepat berdasarkan masukan dari pelajar, meski tetap membuka kemungkinan munculnya inkonsistensi selama tahap awal pengembangan.
Fitur Study Mode tersedia lebih dulu untuk pengguna ChatGPT Free, Plus, Pro, dan Team yang telah login. Sementara itu, pengguna ChatGPT Edu dijadwalkan mendapat akses dalam beberapa pekan mendatang. Pengguna juga dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini melalui tombol toggle sesuai kebutuhan.
Menanggapi kekhawatiran soal penyalahgunaan AI di dunia pendidikan, OpenAI menegaskan bahwa Study Mode juga dirancang untuk mendukung integritas akademik dan mencegah praktik mencontek.
Ke depan, OpenAI berencana menambahkan fitur personalisasi pada Study Mode, seperti sistem penetapan target belajar dan pelacakan progres lintas sesi percakapan.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post