• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Rabu, Juli 22, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home LIFESTYLE

Kopi Liberika Tangse, Varietas Langka Aceh yang Mulai Dikenalkan

Redaksi by Redaksi
22 Juli 2026
in LIFESTYLE
0
Kopi Liberika Tangse

Kopi Liberika Tangse.

32
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Banda Aceh – Kopi Liberika Tangse mulai diperkenalkan sebagai salah satu varietas kopi langka yang tumbuh di Aceh. Selama ini nama Kopi Gayo Arabika lebih dikenal luas, sementara Liberika yang tumbuh di pedalaman Tangse, Kabupaten Pidie, masih relatif asing meski diperkirakan hanya menguasai sekitar satu hingga dua persen pasar kopi dunia.

Pengusaha kopi asal Banda Aceh, Anugrah Pratama, mengatakan Liberika Tangse memiliki karakter yang berbeda dibandingkan jenis kopi lain. Kopi ini memiliki aroma khas yang menyerupai buah nangka matang, body yang tebal, tingkat kemanisan alami tinggi, serta cita rasa yang berkembang menjadi cokelat, rempah, durian, hingga aneka buah tanpa tambahan gula.

“Kalau kopi Gayo sudah dikenal semua orang, Liberika Tangse justru belum banyak yang tahu. Padahal ini salah satu kopi langka yang dimiliki Aceh,” kata Anugrah, Ahad, 20 Juli 2026.

Ketertarikan Anugrah bermula dari cerita masyarakat mengenai “kopi panah”, sebutan lokal untuk kopi beraroma nangka. Rasa penasaran itu mendorongnya mengunjungi Tangse bersama keluarganya. Di kawasan hutan dan kebun milik warga, mereka menemukan pohon-pohon Liberika yang diperkirakan telah berusia puluhan tahun dan merupakan peninggalan masa kolonial Belanda.

BERITA LAINNYA

Denise Chariesta

Denise Chariesta Buka Lowongan Teman Diskusi, Gaji Ditawarkan Rp15 Juta

16 Juli 2026
Universitas Gadjah Mada

Penelitian UGM Ungkap Bahaya Panas di Dalam Rumah

11 Juli 2026
cuaca panas

Dinkes Kota Bogor Minta Warga Waspadai Dampak Cuaca Panas

10 Juli 2026
Prambanan Jazz Festival 2026

Prambanan Jazz Festival 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Musisi Lintas Generasi

4 Juli 2026

Berdasarkan penelusurannya, varietas Liberika dibawa pemerintah kolonial Belanda ke Tangse sekitar 150 tahun lalu. Saat itu, Belanda menetapkan dataran tinggi Gayo sebagai sentra kopi Arabika, sedangkan Tangse dipilih untuk pengembangan Liberika karena dinilai sesuai dengan kondisi tanah dan iklim.

Namun, setelah Indonesia merdeka, pengembangan Liberika tidak lagi menjadi prioritas. Program bantuan bibit kepada petani lebih banyak berisi Robusta maupun varietas lain sehingga populasi Liberika terus menyusut.

“Bantuan bibit yang datang selama ini justru Robusta atau varietas lain. Liberika yang memang asli berkembang di Tangse malah tidak diperbanyak. Akibatnya populasinya semakin berkurang,” ujarnya.

Anugrah menilai sebagian besar petani belum menyadari nilai ekonomi kopi yang mereka tanam. Selama bertahun-tahun, panen dilakukan tanpa pemilahan buah matang sehingga buah hijau dan merah dipetik bersamaan karena dihargai sama oleh tengkulak. Kondisi itu membuat kualitas kopi menurun dan hanya dipasarkan sebagai kopi biasa dengan harga relatif rendah.

“Mereka tidak tahu kalau kopi yang mereka miliki adalah kopi langka. Mereka juga tidak pernah mendapat edukasi bagaimana menghasilkan kopi premium,” kata dia.

Melalui pendampingan kepada petani, Anugrah mulai mengenalkan praktik panen buah merah, memperbaiki proses pengeringan, hingga menerapkan standar pascapanen yang lebih baik. Kopi dengan kualitas lebih tinggi juga dibeli di atas harga pasar lokal sebagai insentif bagi petani.

Menurut dia, pengembangan Liberika Tangse tidak semata-mata bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi upaya menjaga kelestarian hutan. Kawasan Tangse selama ini menghadapi tekanan akibat aktivitas tambang emas ilegal dan dampak perubahan iklim yang turut memengaruhi hasil pertanian.

“Kalau kopi ini memiliki nilai tinggi, masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada tambang. Mereka bisa memperoleh penghasilan dari menjaga kebun dan hutan,” ujarnya.

Keunikan Liberika Tangse juga tampak setelah proses sangrai. Aroma nangka yang dominan pada pekan pertama perlahan berkembang menjadi durian, kemudian menghadirkan karakter buah-buahan, kacang, hingga matoa tanpa kehilangan ciri khasnya.

Saat ini, Liberika Tangse mulai diolah menjadi berbagai minuman, seperti espresso, americano, sanger, dan kopi susu untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama kalangan muda. Sejumlah wisatawan mancanegara yang mencicipinya di Sabang bahkan memesan biji kopi tersebut untuk dibawa pulang, meski permintaan belum dapat dipenuhi karena produksi petani masih terbatas.

“Kami ingin memperbesar jaringan petani dahulu. Kalau permintaan meningkat tetapi pasokan belum siap, tentu akan menjadi persoalan,” kata Anugrah.

Ia berharap Liberika Tangse dapat berkembang menjadi identitas baru kopi Aceh di samping Kopi Gayo. Menurut dia, pengenalan varietas tersebut juga menjadi langkah menjaga kekayaan hayati daerah agar tidak lebih dahulu dikembangkan oleh pihak luar.

“Jangan sampai orang luar lebih dahulu mengenal dan mengembangkan Liberika Tangse, sementara masyarakat Aceh sendiri belum mengetahui bahwa kopi langka itu tumbuh di daerahnya sendiri,” ujarnya.

 Editor            : R. Muttaqien

Related Posts

Denise Chariesta
LIFESTYLE

Denise Chariesta Buka Lowongan Teman Diskusi, Gaji Ditawarkan Rp15 Juta

16 Juli 2026
Universitas Gadjah Mada
LIFESTYLE

Penelitian UGM Ungkap Bahaya Panas di Dalam Rumah

11 Juli 2026
cuaca panas
LIFESTYLE

Dinkes Kota Bogor Minta Warga Waspadai Dampak Cuaca Panas

10 Juli 2026
Prambanan Jazz Festival 2026
LIFESTYLE

Prambanan Jazz Festival 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Musisi Lintas Generasi

4 Juli 2026
Thariq Halilintar
LIFESTYLE

Polda Metro Periksa Thariq–Aaliyah di Kasus Dugaan Penggelapan Dana Umrah Hanania Group

11 Juni 2026
Bogor Matsuri 2026
BOGOR RAYA

Bogor Matsuri 2026 Hadir di Pakansari, Tampilkan Cosplay dan Budaya Pop Jepang

5 Juni 2026
Next Post
Febrie Adriansyah

Imigrasi: Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku, Tunggu Kejaksaan Agung

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Lantik PK KNPI se-Kota Bogor, Bagus Ajak Pemuda Berlari

Lantik PK KNPI se-Kota Bogor, Bagus Ajak Pemuda Berlari

11 April 2021
Hotman 911

Tim Hotman 911 Dampingi Korban Dugaan Penyekapan di Bandung

22 Juni 2026
Jokowi Inginkan May Day Jadi Momentum Tingkatkan Daya Saing dan Skill Pekerja Indonesia

Jokowi Inginkan May Day Jadi Momentum Tingkatkan Daya Saing dan Skill Pekerja Indonesia

1 Mei 2023
retribusi parkir

Pemkot Bogor Kaji Badan Pengelola Parkir untuk Dongkrak Retribusi

7 Juli 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In