BogorOne.co.id | Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dijadwalkan bertemu Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Rabu 6 Agustus 2025 Pertemuan tersebut membahas dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) oleh ratusan ribu penerima untuk bermain judi online.
Gus Ipul mengungkapkan bahwa sebanyak 600.000 rekening penerima bansos terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online. Dari jumlah tersebut, 228.000 rekening sudah tidak lagi menerima bantuan, sementara sisanya masih dalam proses pendalaman.
“Sekarang kami baru sampai pada yang 600.000 itu yang ditengarai penerima bansos ikut bermain judol,” kata Gus Ipul dikutip dari beritasatu.com.
Kementerian Sosial akan memverifikasi data tersebut bersama PPATK. Jika terbukti menyalahgunakan dana bansos, pemerintah akan mencabut hak penerima untuk menerima bantuan sosial.
Gus Ipul menambahkan, pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem pendataan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran. Ia merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar bantuan sosial hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Insyaallah, ini saya mohon doa restunya saja. Memang kita sedang menindaklanjuti Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang data yang akurat, sehingga ke depan bansos benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post