BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – AK, siswa MTs Mathla’ul Anwar tewas akibat kecelakaan di Jalan Raya Rumpin–Parungpanjang, tepatnya di Kampung Barengkok, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Remaja 16 tahun itu merupakan salah satu dari tiga yang tewas akibat insiden yang melibatkan truk tambang di wilayah tersebut.
Asep Bahrudin, guru di MTs Mathla’ul Anwar, menyatakan korban adalah siswa kelas delapan dan ia merasa kehilangan atas tragedi yang menimpa muridnya.
“Para guru di Mathla’ul Anwar Barengkok turut berduka cita yang mendalam,” ujarnya, Kamis, 28 Agustus 2025.
Ia juga menyoroti fakta bahwa peristiwa serupa telah beberapa kali terjadi. Menurutnya, dalam lebih dari setahun terakhir, sudah ada tiga siswa MTs Mathla’ul Anwar yang menjadi korban kecelakaan dengan kendaraan tambang.
Peristiwa tragis itu terjadi, Rabu, 27 Agustus 2025 sekitar pukul 16.30 WIB. Ahmad mengendarai sepeda motor Honda Scoopy F 6947 FES saat menabrak bagian belakang kanan truk Hino yang sedang berhenti mengantri di jalur kiri.
Korban terjatuh dan terpental ke jalur berlawanan, tepat saat truk Isuzu B 9298 PM yang dikemudikan Aspuri melintas. Ahmad pun terlindas dan meninggal di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, menambahkan bahwa korban mengalami luka parah di kepala dan tubuh sehingga tidak terselamatkan.
“Korban bergerak dari arah Rumpin menuju Parungpanjang, menabrak belakang kanan truk Hino yang berhenti di jalur kiri. Saat terjatuh ke jalur berlawanan, truk Isuzu B 9298 PM melindas korban hingga meninggal dunia,” jelasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post