BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Suasana di Area Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu, 30 Agustus 2025 dipenuhi aktivitas warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Indonesia, yang digelar secara virtual dan diikuti langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, serta jajaran perangkat dinas terkait.
Bupati Rudy menekankan, GPM bukan sekadar kegiatan simbolis. Sejak dimulai pada Maret 2025, gerakan ini sudah menyentuh 341 titik di Kabupaten Bogor, tersebar di 40 kecamatan.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh Kodim 0621 Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan TNI untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau,” kata Rudy saat meninjau lokasi.
Kehadiran berbagai tenan pangan dan UMKM menambah semarak kegiatan. Masyarakat tidak hanya memperoleh bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula, tetapi juga bisa berbelanja produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogorl, Teuku Mulya menuturkan, GPM hari itu menyalurkan sekitar 120 ton beras.
“Selain memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini mendukung geliat ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pangan murah dan sehat,” jelasnya.
Lebih dari sekadar distribusi pangan, GPM merupakan strategi untuk menjaga stabilitas harga. Dalam arahan yang disampaikan melalui Zoom Meeting dari pemerintah pusat, kegiatan ini harus berkelanjutan agar inflasi komoditas pokok bisa dikendalikan. Pasokan beras ditopang oleh Bulog, memastikan ketersediaan di semua titik tetap terjaga.
Bupati Rudy menegaskan, keberlanjutan GPM menjadi perhatian utama. “Kita ingin kegiatan ini tidak berhenti sampai hari ini. Insya Allah akan terus berlangsung sampai Desember, dengan pemantauan langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.
GPM juga menegaskan peran TNI di masyarakat, khususnya Kodim 0621 Bogor, yang memprakarsai gerakan ini di seluruh kecamatan. Kolaborasi ini dinilai penting, terutama di tengah tekanan harga kebutuhan pokok yang kerap memicu keresahan warga.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post