• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Agustus 2, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kasus Kontaminasi Udang Ungkap Lemahnya Tata Kelola Mutu Perikanan Nasional

Redaksi by Redaksi
21 Oktober 2025
in NASIONAL
0
Kontaminasi Udang

Sumber foto: Jalatech.com

37
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kasus kontaminasi udang yang mencuat beberapa waktu lalu menjadi sinyal penting bagi sektor perikanan nasional. Di balik persoalan teknis tersebut, tersimpan masalah struktural dalam tata kelola mutu dan rantai pasok yang perlu segera dibenahi agar tidak berdampak luas pada ekonomi dan reputasi ekspor Indonesia.

Menurut Dr Nimmi Zulbainarni, Pakar Ekonomi Kelautan dan Sumber Daya Alam IPB University, potensi kerugian akibat kasus ini bisa signifikan. “Udang menyumbang sekitar 36–40 persen dari total nilai ekspor perikanan Indonesia. Jika ekspor terganggu, dampaknya dapat mencapai ratusan juta dolar per tahun,” ujarnya.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2024 menunjukkan bahwa Amerika Serikat menyerap sekitar 63 persen ekspor udang Indonesia dengan nilai USD477 juta pada semester pertama 2024. Jika terjadi pengetatan impor, risiko penolakan, atau re-ekspor, potensi kerugian bisa mencapai USD200–300 juta per tahun.

Selain dampak langsung, gangguan ekspor juga menekan harga udang di dalam negeri. “Setiap 10 persen penurunan ekspor dapat menurunkan harga domestik hingga 8 persen. Petambak kecil menjadi pihak paling terdampak karena biaya produksi seperti pakan dan energi tetap tinggi,” jelas Dr Nimmi.

BERITA LAINNYA

Tembus Kabut dan Jurang Papua, Prajurit TNI Pikul 2 Ton Bantuan untuk Warga yang Dilanda Krisis Pangan

Tembus Kabut dan Jurang Papua, Prajurit TNI Pikul 2 Ton Bantuan untuk Warga yang Dilanda Krisis Pangan

2 Agustus 2026
Munas FSP PPMI: Menaker Beberkan Langkah Strategis Tingkatkan Daya Saing Buruh

Munas FSP PPMI: Menaker Beberkan Langkah Strategis Tingkatkan Daya Saing Buruh

2 Agustus 2026
Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan Timah, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar

Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan Timah, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar

1 Agustus 2026
Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa 2026, Universitas Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa 2026, Universitas Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

1 Agustus 2026

Ia menambahkan, akar masalah kasus ini ada pada lemahnya pengawasan mutu, belum efisiennya rantai pasok, serta minimnya insentif untuk kepatuhan terhadap standar internasional. Saat ini, hanya sekitar 45 persen unit pengolahan ikan (UPI) yang bersertifikasi HACCP atau BAP, dan lebih dari 70 persen tambak rakyat belum memiliki sertifikasi CBIB.

“Rantai pasok yang panjang meningkatkan risiko degradasi mutu, apalagi sebagian besar belum sepenuhnya menerapkan cold chain management. Tanpa dukungan insentif, pelaku kecil sulit memenuhi standar internasional,” ujarnya.

Dr Nimmi mengingatkan bahwa dampak reputasi akibat kasus ini bisa meluas ke komoditas lain seperti tuna, rajungan, dan rumput laut. “Sekali citra mutu terganggu, negara importir bisa memperketat pengawasan seluruh produk laut dari Indonesia,” katanya.

Sebagai solusi, ia menekankan pentingnya reformasi sistemik melalui pengawasan berbasis risiko, digitalisasi sertifikasi, dan penerapan traceability lintas komoditas.

“Krisis ini harus menjadi momentum memperkuat tata kelola mutu agar industri perikanan kita semakin tangguh dan berdaya saing di pasar global,” pungkasnya.

Editor : Muttaqien

Tags: Ekspor PerikananIPB UniversityKontaminasi Udang

Related Posts

Tembus Kabut dan Jurang Papua, Prajurit TNI Pikul 2 Ton Bantuan untuk Warga yang Dilanda Krisis Pangan
NASIONAL

Tembus Kabut dan Jurang Papua, Prajurit TNI Pikul 2 Ton Bantuan untuk Warga yang Dilanda Krisis Pangan

2 Agustus 2026
Munas FSP PPMI: Menaker Beberkan Langkah Strategis Tingkatkan Daya Saing Buruh
NASIONAL

Munas FSP PPMI: Menaker Beberkan Langkah Strategis Tingkatkan Daya Saing Buruh

2 Agustus 2026
Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan Timah, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar
NASIONAL

Operasi Gabungan Bongkar Penyelundupan Timah, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar

1 Agustus 2026
Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa 2026, Universitas Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara
NASIONAL

Menteri Ekraf Resmikan Re: Rasa 2026, Universitas Paramadina Satukan 88 Desainer dari 25 Negara

1 Agustus 2026
Negara Panen Rp129 Miliar! Kejagung Sukses Jual Aset Rampasan Benny Tjokrosaputro
NASIONAL

Negara Panen Rp129 Miliar! Kejagung Sukses Jual Aset Rampasan Benny Tjokrosaputro

1 Agustus 2026
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Lepas Pantai Bunyu (LPB), terus memperkuat upaya pencarian cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di Kalimantan Utara.
NASIONAL

PHI dan SKK Migas Percepat Pengeboran Sumur Tingkilan-001, Targetkan Temuan Cadangan Bar dr

1 Agustus 2026
Next Post
Tambang

Pemprov Jabar Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi Warga Pascapenutupan Tambang di Bogor

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Terjun ke Lokasi Banjir, Kadinsos Serahkan Bantuan

Terjun ke Lokasi Banjir, Kadinsos Serahkan Bantuan

25 Agustus 2021
Menuju Pilwalkot Bogor 2024, PKB Lakukan PDKT ke PKS

Menuju Pilwalkot Bogor 2024, PKB Lakukan PDKT ke PKS

21 Juli 2024
Polbangtan Kementan Luluskan 271 Insan Pertanian Profesional, Dukung Pembangunan Pertanian Indonesia

Polbangtan Kementan Luluskan 271 Insan Pertanian Profesional, Dukung Pembangunan Pertanian Indonesia

29 Juli 2026
Inovasi! RSUD Ciawi Luncurkan Klinik Nyeri, Apa Saja Manfaatnya? 

Inovasi! RSUD Ciawi Luncurkan Klinik Nyeri, Apa Saja Manfaatnya? 

1 Oktober 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In