BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Kementerian Kesehatan bersama Anggota Komisi IX DPR, Ravindra Airlangga, menggelar Bimbingan Teknis Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kader posyandu, relawan kesehatan, tokoh masyarakat, hingga aparat desa.
Dalam acara itu, peserta mendapat pembekalan mengenai strategi penerapan Germas, pembinaan kelompok kecil, serta penguatan peran masyarakat sebagai agen perubahan perilaku hidup sehat. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati warga.
Ravindra mengatakan Germas harus dijalankan sebagai gerakan bersama di tingkat desa.
“Peran kader, tokoh masyarakat, dan relawan sangat penting untuk memastikan Germas berjalan berkesinambungan. Mereka adalah ujung tombak kesehatan di masyarakat,” ujarnya.
Ia mendukung langkah Kemenkes memperkuat layanan kesehatan untuk kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Ravindra juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah penyakit tidak menular berkembang menjadi penyakit katastropik.
“Selama 2024, lebih dari 20 persen biaya BPJS digunakan untuk menangani penyakit katastropik yang sebenarnya bisa dicegah. Penyakit jantung mencapai 22,5 juta kasus, kanker 4,24 juta kasus, stroke 3,89 juta kasus, dan gagal ginjal 1,44 juta kasus,” katanya.
Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes menyebut Bimtek Germas merupakan bagian dari perluasan upaya promotif dan preventif di desa. Pemerintah berharap kegiatan tersebut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post