BogorOne.co.id – Kawasan Pajajaran kembali kedatangan hidden gem bagi para pemburu kuliner. Bernama Nasi Lemak Bahru, restoran spesialis peranakan ini menawarkan pengalaman makan yang berbeda dari biasanya melalui konsep dapur terbuka yang interaktif.
Berlokasi di Jl. Pajajaran Indah V, Baranangsiang, daya tarik utama restoran ini adalah tata letak area prasmanannya yang berada di tengah ruangan (island buffet). Hal ini memungkinkan setiap pengunjung menyaksikan langsung proses masak secara live dari lima stasiun berbeda.
“Konsep kita cukup unik karena biasanya prasmanan itu membelakangi dinding. Di Nasi Lemak Bahru, prasmanannya di tengah-tengah, jadi kita island. Semua prosesnya live cooking,” ungkap Bisma Adi Putra, sang pemilik, saat ditemui belum lama ini.
Lima Stasiun ‘Live Cooking’ yang Menggugah Selera
Pengunjung tidak hanya sekadar memesan, tapi juga disuguhi “pertunjukan” memasak dari para koki:
Stasiun Ayam Rempah: Menjadi primadona, di mana ayam digoreng langsung dan dipotong di talenan begitu pesanan masuk.
Stasiun Nasi Lemak: Nasi aromatik disajikan dari rice barrel beralaskan daun pisang untuk menjaga aroma wangi yang kuat.
Stasiun Prasmanan: Menggunakan sistem Bain-marie agar semua lauk pauk tetap hangat sepanjang hari.
Stasiun NLB Moon Roti: Menyajikan roti goreng khas Bukit Bintang, Malaysia, dengan isian daging sapi rempah yang fresh.
Stasiun Minuman: Tempat peracikan teh tarik dan kopi tarik secara langsung yang memberikan kesan otentik.
Cita Rasa Creamy dengan Harga Terjangkau
Menu favorit yang wajib dicoba adalah Paket Spesial Nasi Lemak Ayam Rempah. Dengan harga Rp65.000, pengunjung sudah mendapatkan sembilan macam kondimen lengkap.
“Bedanya dengan nasi uduk kita, nasi lemak teksturnya lebih creamy dan rich rasanya. Itulah mengapa saya memilih nasi lemak karena lebih sedap,” tambah Bisma.
Bagi yang ingin pilihan lebih simpel, tersedia paket satu protein mulai dari harga Rp50.000.
Ke depannya, Nasi Lemak Bahru tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang kolaborasi. Pihak pengelola berencana menggelar weekend pop-up market setiap akhir pekan dengan menggandeng berbagai pelaku UMKM lokal lainnya untuk meramaikan suasana di Kota Hujan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post