• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Agustus 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

SYARIKAT ISLAM: JANGAN HANYA JADI PENONTON DI NEGERI SENDIRI

Redaksi by Redaksi
17 April 2026
in NASIONAL
0
SYARIKAT ISLAM: JANGAN HANYA JADI PENONTON DI NEGERI SENDIRI

Subhan Murtadla, S. Ag., M. E, Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor.

50
SHARES
50
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Subhan Murtadla, S. Ag., M. E
Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor

BogorOne.co.id – Di tengah pertumbuhan ekonomi yang kerap dibanggakan, kita justru menyaksikan paradoks: umat yang besar secara jumlah, tetapi lemah dalam penguasaan sumber daya. Ketimpangan ekonomi masih menganga, ketahanan pangan belum kokoh, dan kemandirian umat masih menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai.

Pertanyaannya sederhana: sampai kapan umat hanya menjadi penonton di negeri sendiri?

Sejarah telah memberi pelajaran penting. Ketika HOS Tjokroaminoto mendirikan Syarikat Islam, yang dibangun bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan pembebasan—dari ketertindasan ekonomi, ketidakadilan sosial, dan dominasi kekuatan eksternal.

BERITA LAINNYA

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

22 Agustus 2026
Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

22 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

22 Agustus 2026
pembelian Pertalite

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Desil 9-10

21 Agustus 2026

Namun hari ini, semangat itu seolah meredup, tergantikan oleh kenyamanan retorika tanpa kerja nyata.

Kita harus jujur mengakui: problem utama umat saat ini bukan semata kekurangan sumber daya, melainkan lemahnya keberpihakan dan konsolidasi. Ekonomi umat berjalan sendiri-sendiri, tanpa kekuatan kolektif yang mampu mengubah peta permainan.

UMKM tumbuh, tetapi tidak naik kelas. Koperasi ada, tetapi sering kehilangan arah. Saudagar banyak, tetapi belum terorganisir dalam kekuatan yang strategis.

Di sinilah Syarikat Islam harus mengambil peran lebih tegas dan progresif. Dakwah tidak cukup hanya di mimbar, tetapi harus hadir di pasar, di sawah, di pabrik, dan di ruang-ruang kebijakan. Dakwah ekonomi harus menjadi arus utama, bukan sekadar pelengkap. Kita membutuhkan gerakan nyata untuk membangun ekosistem ekonomi umat yang terintegrasi—dari produksi, distribusi, hingga konsumsi.

Isu ketahanan pangan menjadi ujian konkret. Ironis jika negeri yang kaya sumber daya justru bergantung pada impor. Lebih ironis lagi jika umat yang mayoritas tidak menjadi aktor utama dalam produksi pangan. Syarikat Islam harus berada di garis depan dalam membangun kedaulatan pangan, mendorong lahirnya petani, peternak, dan pelaku usaha pangan yang kuat dan mandiri. Tanpa itu, kita hanya akan terus berada dalam lingkaran ketergantungan.

Dalam konteks sumber daya manusia, kita juga menghadapi tantangan serius. Bonus demografi yang sering disebut sebagai peluang, bisa berubah menjadi beban jika tidak disiapkan dengan baik. Pendidikan tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang mencari kerja, tetapi harus melahirkan generasi pencipta usaha. Tanpa keberanian mengubah paradigma ini, kita hanya akan memperpanjang daftar pengangguran terdidik.

Di sisi lain, kita tidak bisa menutup mata terhadap persoalan sosial yang semakin kompleks. Kesenjangan, kemiskinan, dan ketidakadilan masih menjadi realitas yang dirasakan sebagian masyarakat. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah harus naik kelas—tidak hanya bersifat karitatif, tetapi produktif dan memberdayakan.

Umat harus dibantu untuk bangkit, bukan sekadar bertahan. Namun semua itu tidak akan terwujud tanpa keberanian untuk berubah. Syarikat Islam harus keluar dari zona nyaman, memperkuat konsolidasi organisasi, dan berani mengambil peran strategis dalam kehidupan berbangsa. Transformasi digital, penguatan jaringan ekonomi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak harus menjadi agenda prioritas, bukan wacana semata.

Lebih dari itu, kita membutuhkan keberpihakan yang jelas. Syarikat Islam tidak boleh abu-abu dalam membela kepentingan umat dan rakyat kecil. Kita harus berdiri di garis depan dalam memperjuangkan ekonomi yang berkeadilan, kebijakan yang berpihak, dan pembangunan yang inklusif.
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan kita: menjadi penonton atau menjadi pelaku. Syarikat Islam memiliki sejarah, memiliki basis umat, dan memiliki nilai perjuangan yang kuat. Yang dibutuhkan hari ini adalah keberanian untuk menghidupkan kembali spirit itu dalam kerja nyata yang terukur dan berkelanjutan.

Jika tidak sekarang, kapan lagi? Jika bukan kita, siapa lagi?

Tags: Syarikat Islam

Related Posts

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini
NASIONAL

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

22 Agustus 2026
Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema
NASIONAL

Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

22 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN
NASIONAL

Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

22 Agustus 2026
pembelian Pertalite
NASIONAL

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Desil 9-10

21 Agustus 2026
mahasiswi
NASIONAL

Guru ASN di Takalar Diamankan Usai Diduga Rekam Mahasiswi KKN

19 Agustus 2026
Hari Keempat Pencarian ASN Hilang di Cipaku, Wali Kota Bogor Minta Tim Angkat Sedimen Sampah
BOGOR RAYA

Hari Keempat Pencarian ASN Hilang di Cipaku, Wali Kota Bogor Minta Tim Angkat Sedimen Sampah

16 Agustus 2026
Next Post
MAKI Sebut Penetapan Tersangka Ketua Ombudsman RI Sebagai Tragedi Pelayanan Publik

MAKI Sebut Penetapan Tersangka Ketua Ombudsman RI Sebagai Tragedi Pelayanan Publik

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Tiga Orsap PPP Salurkan Buku Paket Untuk Pelajar Sekolah Non Formal

Tiga Orsap PPP Salurkan Buku Paket Untuk Pelajar Sekolah Non Formal

7 Februari 2022
Kembalikan Fungsi Ruang Milik Jalan, Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Bangli di Cigombong

Kembalikan Fungsi Ruang Milik Jalan, Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Bangli di Cigombong

20 Juli 2026
Berlakukan WFH Sepekan, Kota Bogor Tunda PTM Hingga 11 Mei

Berlakukan WFH Sepekan, Kota Bogor Tunda PTM Hingga 11 Mei

10 Mei 2022
kurir sabu

Ibu dan Anak Jadi Kurir Sabu Lintas Provinsi, 2 Kg Barang Bukti Diamankan

18 Juli 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In