• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Rabu, September 16, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98

Redaksi by Redaksi
28 April 2026
in NASIONAL
0
Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98
71
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Subhan Murtadla

Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor

BogorOne.co.id – Nama Jumhur Hidayat bukanlah sosok asing dalam sejarah panjang gerakan mahasiswa dan perjuangan buruh di Indonesia. Perjalanannya penuh dinamika, tekanan kekuasaan, hingga penjara. Namun dari jalan terjal itulah, ia menempa diri hingga akhirnya dipercaya masuk ke lingkar kekuasaan negara.

Saat masih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung, Jumhur dikenal sebagai aktivis yang kritis terhadap rezim Orde Baru.

BERITA LAINNYA

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

16 September 2026
Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda

Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda

11 September 2026
Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya

Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya

9 September 2026
Waduk Cirata

Cuaca Ekstrem Picu 10 Ton Ikan Mati di Waduk Cirata

9 September 2026

Dalam salah satu momentum yang dikenang publik, ketika Menteri Dalam Negeri saat itu, Jenderal (Purn) Rudini, datang ke kampus ITB Bandung, Jumhur melakukan aksi protes simbolik dengan melemparkan telur busuk ke arah sang menteri.

Aksi tersebut menjadi simbol perlawanan mahasiswa terhadap kekuasaan yang represif pada masa itu.

Akibat aktivitas perlawanannya, Jumhur ditangkap dan dipenjara oleh rezim Orde Baru selama kurang lebih tiga tahun. Masa penjara menjadi bagian pahit sekaligus penting dalam perjalanan hidupnya.

Selepas itu, ia tetap aktif dalam dunia pergerakan dan intelektual. Jumhur terlibat di berbagai lembaga strategis, termasuk dalam lingkungan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia serta menjadi bagian dari Dewan Pakar Syarikat Islam Pusat.

Pada awal 1993, Jumhur aktif di Center for Information and Development Studies (CIDES). Ia juga mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo), dua lembaga yang bergerak dalam pemberdayaan buruh dan pekerja.

Selain itu, ia turut terlibat dalam berbagai organisasi pekerja lainnya, seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.
Perjalanan Jumhur tidak berhenti di sana.

Ia kemudian dikenal luas sebagai aktivis buruh nasional. Suaranya lantang membela kaum pekerja dan kerap berada di garis depan dalam mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat.

Ironisnya, puluhan tahun setelah dipenjara oleh rezim Orde Baru, Jumhur kembali harus merasakan dinginnya tahanan pada tahun 2020. Saat itu, ia ditangkap setelah mengkritik pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja melalui media sosial. Cuitannya dianggap mengandung berita bohong dan ujaran kebencian. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemudian menjatuhkan vonis 10 bulan penjara pada tahun 2021.

Namun bagi Jumhur, penjara tampaknya bukan akhir dari perjuangan. Setelah bebas, ia kembali aktif memimpin gerakan buruh sebagai Ketua Umum KSPSI. Pengalaman panjang sebagai aktivis, tahanan politik, hingga tokoh pergerakan justru mengantarkannya kembali masuk ke pemerintahan.

Sebelumnya, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumhur pernah dipercaya menjadi Kepala BNP2TKI. Dan kini, di era Presiden Prabowo Subianto, ia kembali masuk kabinet sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Kisah Jumhur Hidayat menjadi potret unik perjalanan demokrasi Indonesia: seorang aktivis yang pernah dipenjara karena melawan kekuasaan, namun akhirnya dipercaya menjadi bagian dari negara.
Dari ruang tahanan menuju ruang kabinet.
Dari jalan demonstrasi menuju istana.

Tags: Jumhur HidayatMenteri Lingkungan Hidup

Related Posts

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia
NASIONAL

John Herdman Beberkan Tiga Target Besar Erick Thohir Bersama Timnas Indonesia

16 September 2026
Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda
NASIONAL

Solidaritas Jurnalis Bogor: Kirim Doa untuk 5 Rekan yang Hilang di Selat Sunda

11 September 2026
Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya
NASIONAL

Berapa Besar Selisih Emisi PLTU dibanding PLTN? Ini Datanya

9 September 2026
Waduk Cirata
NASIONAL

Cuaca Ekstrem Picu 10 Ton Ikan Mati di Waduk Cirata

9 September 2026
lima jurnalis
NASIONAL

Hasil Pencarian Rombongan Jurnalis dan ABK di Selat Sunda Masih Nihil

9 September 2026
Water Mist Hadapi Abu Anak Krakatau, Samuel Silaen: Jangan Sampai Jadi “Sapu Langit”
NASIONAL

Water Mist Hadapi Abu Anak Krakatau, Samuel Silaen: Jangan Sampai Jadi “Sapu Langit”

9 September 2026
Next Post
Proyek Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Masuk Tahap Lelang

Proyek Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Masuk Tahap Lelang

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Melalui Bimtek, Asdepamsi Majukan Pelayanan Air Bersih Adil dan Merata

Melalui Bimtek, Asdepamsi Majukan Pelayanan Air Bersih Adil dan Merata

15 November 2022
Keren! Milenial Luncurkan “Katresna” Beasiswa Untuk Yatim Korban Covid-19

Keren! Milenial Luncurkan “Katresna” Beasiswa Untuk Yatim Korban Covid-19

23 Agustus 2021
Produk olahan perikanan

Produk Perikanan Kabupaten Bogor Tembus Pasar Jepang

4 September 2026
Bima Pastikan Program RTLH dan Bantuan Siswa Miskin Dilanjutkan

Bima Pastikan Program RTLH dan Bantuan Siswa Miskin Dilanjutkan

1 Desember 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In