BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menetapkan Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sebagai lokasi upacara Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Keputusan ini menempatkan perhatian pada kesiapan infrastruktur desa seiring potensi lonjakan kunjungan saat peringatan berlangsung.
Desa Malasari dipilih karena memiliki nilai historis sebagai bekas pusat pemerintahan Kabupaten Bogor pada masa Bupati pertama, Ipik Gandamana. Namun, di luar aspek sejarah, kesiapan fasilitas menjadi sorotan warga setempat.
Tokoh masyarakat Malasari, Hendrik, mengatakan penyelenggaraan upacara di wilayahnya membawa dampak positif, terutama bagi pergerakan ekonomi warga.
“Kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi, baik dari sektor ekonomi kreatif maupun informasi lainnya,” ujar Hendrik, Senin (4/5/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan perlunya peningkatan fasilitas penunjang jika jumlah tamu yang hadir mencapai ribuan orang. Menurut dia, kapasitas infrastruktur yang ada saat ini masih terbatas untuk menampung lonjakan pengunjung dalam skala besar.
Selain dampak ekonomi, Hendrik menilai kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Ia menyebut, pengetahuan tentang peran Desa Malasari sebagai pusat pemerintahan di masa lalu mulai memudar di kalangan anak muda.
Penyelenggaraan HJB di Malasari diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mendorong pengembangan desa wisata serta peningkatan fasilitas publik yang berkelanjutan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post