• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Juni 19, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Miris! Cerita Imigran Afganistan Yang Depresi Hingga Berakhir Bunuh Diri

Redaksi by Redaksi
24 Agustus 2021
in NASIONAL
0
Miris! Cerita Imigran Afganistan Yang Depresi Hingga Berakhir Bunuh Diri
123
SHARES
123
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Cisarua – Rasa trauma begitu tersirat di wajah anak-anak Afganistan yang kini mengungsi di Kawasan Puncak Bogor. Bahkan akibat diselimuti rasa depresi sebagian dari mereka hingga nekad bunuh diri.

Hal itu diungkapkan Zia Gul Noori, salah satu penggungsi yang juga guru di sebuah Kamp pengusian, Cisarua Refugee Learning Centre (CRLC) di Kampung Ciburial, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Ia menceritakan, alasan mengapa terjadinya eksodus warga Afganistan ke penjuru dunia, salah satunya Indonesia.

Menurut dia, setelah menguasai Afganistan, orang-orang Taliban mencari dan menangkap orang-orang yang bekerja dengan NGO (organisasi nirlaba non pemerintah yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan) bahkan membunuhnya.

BERITA LAINNYA

Tinjau MTs Negeri Kota Bogor, Menko AHY Sebut Renovasi Gedung Sudah Capai 95 Persen

Tinjau MTs Negeri Kota Bogor, Menko AHY Sebut Renovasi Gedung Sudah Capai 95 Persen

19 Juni 2026
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Bea Cukai

17 Juni 2026
program makan bergizi gratis

BGN Larang Pegawai Punya SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis

16 Juni 2026
UGM

Mobil Rombongan Menteri Digebrak Mahasiswa Seusai Diskusi di UGM

16 Juni 2026

“Itulah alasan mengapa terlalu banyak pengungsi afghanistan di seluruh dunia,” kata wanita berusia 23 tahun itu saat diwwncara, Senin (22/08/21).

Zia menuturkan, awalnya dia adalah pengungsi. Pada saat datang ke Indonesia dirinya masih berusia 16 tahun dan kini sudah menginjak usia 23 tahun.

Namun karena mampu bahasa Inggris yang lancar, komunitasnnya sebagai salah satu manajer atau relawan guru yang mengajar anak-anak.

“Saya tinggal di Indonesia sejak 2016. Saya adalah seorang manajer sukarelawan di salah satu pusat pembelajaran (sukarela) di Bogor, Cisarua,” ujarnya.

Zia mengatakan, CRCL menampung pengungsi anak-anak maupun dewasa agar mendapat pendidikan. Sebab, para pengungsi tidak memperoleh akses pendidikan formal di Indonesia.

Di Bogor sendiri, kata Zia, banyak pengungsi asal Afganistan, dengan lebih dari 200 anak yang dilibatkan di setiap pusat pembelajaran. Selain itu, banyak pengungsi juga sekarang tinggal di Jakarta dan area sekitarnya.

“Kami di sini menampung pengungsi anak-anak untuk mengikutsertakan mereka pada pendidikan dasar yang kami sediakan di pusat pembelajaran ini, karena mereka tidak memperoleh akses pendidikan di sekolah lokal,” katanya.

Zia menuturkan, para pengungsi
berada di Indonesia sejak enam hingga sepuluh tahun lalu, menanti penanganan Badan Pengungsi PBB (UNHCR) untuk memberikan permukiman permanen di negara ketiga.

Dijelaskannya, mereka sudah menunggu untuk dapat migrasi tinggal ke negara-negara dunia ketiga negara berkembang sejak lama. Kebanyakan sudah dari tahun 2013, 2014, sampai 2020.

“Namun, para pengungsi di Indonesia sudah dilupakan diabaikan oleh UNHCR (lembaga PBB yg menangani pengungsian) dan negara-negara tujuan pengungsi,” tutur Zia.

Zia mengungkapkan, para pengungsi Afganistan datang ke sini awalnya ingin berniat untuk tinggal kurang dari 2 tahun. Namun faktanya, para imigran harus tinggal lebih dari 10 tahun. Lamanya mereka tinggal bukan tanpa alasan.

“Negara-negara dunia ketiga juga membuat aturan-aturan yang ketat perharinya untuk para pengungsi dan kebijakan-kebijakan tersebut tidak berubah-ubah,” paparnya.

Zia mengatakan, akibat kesulitan masuknya ke negara ke tiga, para pengungsi akhirnya menghadapi banyak masalah dan tantangan di Indonesia. Mereka tidak diizinkan untuk berkerja atau pun sekolah. “Mereka juga tidak memiliki dukungan finansial yang cukup,”ucapnya.

Bahkan kata Zia, tak sedikit permasalahan yang dihadapi pengungsi, hingga membuat mereka frustasi akibat lamanya waktu menunggu pemukiman dari UNHCR.

Sehingga lanjut dia, mereka yang putus asa, nekad mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Mereka yang bunuh diri adalah imigran yang terbilang masih usia 20 tahunan.

“Para pengungsi kami yang masih muda banyak yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena mereka sudah menunggu terlalu lama,” ungkapnya.

Menurut catatan UNHCR di Indonesia, saat ini kurang lebih sekitar 8.000 pengungsi pencari suaka asal Afganistan hingga Desember 2020. (Donn)

Tags: Cisarua PuncakDepresiEksodusKabupaten BogorNekad Bunuh DiriPengungsi Afganistan

Related Posts

Tinjau MTs Negeri Kota Bogor, Menko AHY Sebut Renovasi Gedung Sudah Capai 95 Persen
BOGOR RAYA

Tinjau MTs Negeri Kota Bogor, Menko AHY Sebut Renovasi Gedung Sudah Capai 95 Persen

19 Juni 2026
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
NASIONAL

KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Bea Cukai

17 Juni 2026
program makan bergizi gratis
NASIONAL

BGN Larang Pegawai Punya SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis

16 Juni 2026
UGM
NASIONAL

Mobil Rombongan Menteri Digebrak Mahasiswa Seusai Diskusi di UGM

16 Juni 2026
Proyek Bandar Antariksa Bia
NASIONAL

Proyek Bandar Antariksa Biak Dipersoalkan, MoU PSN Ditolak Masyarakat Adat

13 Juni 2026
Komisi IX DPR
NASIONAL

Komisi IX DPR Minta Audit Menyeluruh SPPG, Soroti Dugaan Jual Beli Titik

13 Juni 2026
Next Post
Pengungsi Afganistan Tak Percaya Janji Taliban

Pengungsi Afganistan Tak Percaya Janji Taliban

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Direksi Tirta Pakuan Bahas Pelayanan Hingga Peningkatan Ekonomi di Perumda Air Minum Kota Padang

Direksi Tirta Pakuan Bahas Pelayanan Hingga Peningkatan Ekonomi di Perumda Air Minum Kota Padang

11 Agustus 2022
Bogor Treetop Zipline Adventure, Hadirkan Wahana Berteknologi Standar Eropa

Bogor Treetop Zipline Adventure, Hadirkan Wahana Berteknologi Standar Eropa

25 Oktober 2021
Kabar Bahagia, Lindsay Lohan Hamil Anak Pertama

Kabar Bahagia, Lindsay Lohan Hamil Anak Pertama

18 Maret 2023
Lepas Sambut Direktur dan Ketua DWP, Polbangtan Kementan Siap Jadi Lebih Baik

Lepas Sambut Direktur dan Ketua DWP, Polbangtan Kementan Siap Jadi Lebih Baik

8 Februari 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In