• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Mei 2, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Miris! Cerita Imigran Afganistan Yang Depresi Hingga Berakhir Bunuh Diri

Redaksi by Redaksi
24 Agustus 2021
in NASIONAL
0
Miris! Cerita Imigran Afganistan Yang Depresi Hingga Berakhir Bunuh Diri
121
SHARES
121
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Cisarua – Rasa trauma begitu tersirat di wajah anak-anak Afganistan yang kini mengungsi di Kawasan Puncak Bogor. Bahkan akibat diselimuti rasa depresi sebagian dari mereka hingga nekad bunuh diri.

Hal itu diungkapkan Zia Gul Noori, salah satu penggungsi yang juga guru di sebuah Kamp pengusian, Cisarua Refugee Learning Centre (CRLC) di Kampung Ciburial, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Ia menceritakan, alasan mengapa terjadinya eksodus warga Afganistan ke penjuru dunia, salah satunya Indonesia.

Menurut dia, setelah menguasai Afganistan, orang-orang Taliban mencari dan menangkap orang-orang yang bekerja dengan NGO (organisasi nirlaba non pemerintah yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan) bahkan membunuhnya.

BERITA LAINNYA

Daycare Little Aresha

Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta Jadi 93 Anak, Polisi Minta Orang Tua Segera Melapor

1 Mei 2026
Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98

Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98

28 April 2026
Menuju Groundbreaking Juni, Opsi Lokasi PSEL Bogor Raya Terus Dimatangkan

Menuju Groundbreaking Juni, Opsi Lokasi PSEL Bogor Raya Terus Dimatangkan

27 April 2026
Eks Kanit Narkoba

Eks Kanit Narkoba Ambon Jadi Otak Sindikat Sabu Lintas Provinsi

27 April 2026

“Itulah alasan mengapa terlalu banyak pengungsi afghanistan di seluruh dunia,” kata wanita berusia 23 tahun itu saat diwwncara, Senin (22/08/21).

Zia menuturkan, awalnya dia adalah pengungsi. Pada saat datang ke Indonesia dirinya masih berusia 16 tahun dan kini sudah menginjak usia 23 tahun.

Namun karena mampu bahasa Inggris yang lancar, komunitasnnya sebagai salah satu manajer atau relawan guru yang mengajar anak-anak.

“Saya tinggal di Indonesia sejak 2016. Saya adalah seorang manajer sukarelawan di salah satu pusat pembelajaran (sukarela) di Bogor, Cisarua,” ujarnya.

Zia mengatakan, CRCL menampung pengungsi anak-anak maupun dewasa agar mendapat pendidikan. Sebab, para pengungsi tidak memperoleh akses pendidikan formal di Indonesia.

Di Bogor sendiri, kata Zia, banyak pengungsi asal Afganistan, dengan lebih dari 200 anak yang dilibatkan di setiap pusat pembelajaran. Selain itu, banyak pengungsi juga sekarang tinggal di Jakarta dan area sekitarnya.

“Kami di sini menampung pengungsi anak-anak untuk mengikutsertakan mereka pada pendidikan dasar yang kami sediakan di pusat pembelajaran ini, karena mereka tidak memperoleh akses pendidikan di sekolah lokal,” katanya.

Zia menuturkan, para pengungsi
berada di Indonesia sejak enam hingga sepuluh tahun lalu, menanti penanganan Badan Pengungsi PBB (UNHCR) untuk memberikan permukiman permanen di negara ketiga.

Dijelaskannya, mereka sudah menunggu untuk dapat migrasi tinggal ke negara-negara dunia ketiga negara berkembang sejak lama. Kebanyakan sudah dari tahun 2013, 2014, sampai 2020.

“Namun, para pengungsi di Indonesia sudah dilupakan diabaikan oleh UNHCR (lembaga PBB yg menangani pengungsian) dan negara-negara tujuan pengungsi,” tutur Zia.

Zia mengungkapkan, para pengungsi Afganistan datang ke sini awalnya ingin berniat untuk tinggal kurang dari 2 tahun. Namun faktanya, para imigran harus tinggal lebih dari 10 tahun. Lamanya mereka tinggal bukan tanpa alasan.

“Negara-negara dunia ketiga juga membuat aturan-aturan yang ketat perharinya untuk para pengungsi dan kebijakan-kebijakan tersebut tidak berubah-ubah,” paparnya.

Zia mengatakan, akibat kesulitan masuknya ke negara ke tiga, para pengungsi akhirnya menghadapi banyak masalah dan tantangan di Indonesia. Mereka tidak diizinkan untuk berkerja atau pun sekolah. “Mereka juga tidak memiliki dukungan finansial yang cukup,”ucapnya.

Bahkan kata Zia, tak sedikit permasalahan yang dihadapi pengungsi, hingga membuat mereka frustasi akibat lamanya waktu menunggu pemukiman dari UNHCR.

Sehingga lanjut dia, mereka yang putus asa, nekad mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Mereka yang bunuh diri adalah imigran yang terbilang masih usia 20 tahunan.

“Para pengungsi kami yang masih muda banyak yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena mereka sudah menunggu terlalu lama,” ungkapnya.

Menurut catatan UNHCR di Indonesia, saat ini kurang lebih sekitar 8.000 pengungsi pencari suaka asal Afganistan hingga Desember 2020. (Donn)

Tags: Cisarua PuncakDepresiEksodusKabupaten BogorNekad Bunuh DiriPengungsi Afganistan

Related Posts

Daycare Little Aresha
NASIONAL

Korban Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta Jadi 93 Anak, Polisi Minta Orang Tua Segera Melapor

1 Mei 2026
Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98
NASIONAL

Dari Penjara ke Istana Dari Ruang Tahanan Menuju Ruang Kabinet Jejak Perjuangan Jumhur Hidayat Salam 98

28 April 2026
Menuju Groundbreaking Juni, Opsi Lokasi PSEL Bogor Raya Terus Dimatangkan
BOGOR RAYA

Menuju Groundbreaking Juni, Opsi Lokasi PSEL Bogor Raya Terus Dimatangkan

27 April 2026
Eks Kanit Narkoba
NASIONAL

Eks Kanit Narkoba Ambon Jadi Otak Sindikat Sabu Lintas Provinsi

27 April 2026
Buka RAT KSP TLM, Menkop Ferry Juliantono Puji Aset Rp1,38 Triliun dan Digitalisasi Koperasi
NASIONAL

Buka RAT KSP TLM, Menkop Ferry Juliantono Puji Aset Rp1,38 Triliun dan Digitalisasi Koperasi

26 April 2026
pocong berkeliling
NASIONAL

Polisi Pastikan Video “Pocong Keliling” di Sawangan Depok Hoaks

26 April 2026
Next Post
Pengungsi Afganistan Tak Percaya Janji Taliban

Pengungsi Afganistan Tak Percaya Janji Taliban

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Rumah anggota DPRD

Rumah Anggota DPRD Kabupaten Bogor Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur

27 Februari 2026
Keren! Balerina MDA Kembali Harumkan Nama Bangsa

Keren! Balerina MDA Kembali Harumkan Nama Bangsa

18 April 2023
aksi unjuk rasa ojol

1.437 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa Ojol di Monas

17 Juli 2025
Utang Alkes RS Lapangan Dipertanyakan

Utang Alkes RS Lapangan Dipertanyakan

21 April 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In