BogorOne.co.id | Kulonprogo – Mangut lele menjadi salah satu kuliner khas yang banyak diburu wisatawan saat berlibur ke Yogyakarta. Salah satu tempat yang dikenal menyajikan hidangan tersebut adalah Rumah Makan Dadap Sumilir di Pendoworejo, Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menu andalan rumah makan ini adalah mangut lele berbahan ikan hasil tangkapan Sungai Progo. Lele diolah dengan kuah santan kental yang dipadukan rempah-rempah pilihan serta aroma asap khas, menghasilkan cita rasa gurih, pedas, dan kaya bumbu.
Selama libur akhir pekan maupun musim liburan sekolah, mangut lele menjadi menu yang paling banyak dipesan pengunjung. Selain menikmati kuliner khas, wisatawan juga disuguhi pemandangan hamparan sawah hijau dengan latar Pegunungan Menoreh yang menambah suasana bersantap menjadi lebih nyaman.
Pengelola Rumah Makan Dadap Sumilir, Aji Pangarep, mengatakan seluruh ikan yang digunakan berasal dari hasil tangkapan alam di Sungai Progo. Menurut dia, cita rasa mangut lele terletak pada racikan rempah yang menjadi ciri khas rumah makan tersebut.
“Semuanya bahan dari alam langsung, kita masak biasa, hanya saja ada campuran bumbu rempah, utamanya di sambalnya,” ujar Aji saat ditemui Beritasatu.com, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, selain mangut lele, mangut nila dan aneka olahan ikan Sungai Progo juga menjadi menu favorit pelanggan. Namun, racikan bumbu rempah yang kuat membuat mangut tetap menjadi hidangan yang paling banyak dicari wisatawan.
“Ikannya kita masak biasa, namun ada olahan rempah yang kita kuatkan pada cita rasa sambalnya,” katanya.
Selain mangut, rumah makan ini juga menyajikan menu tradisional seperti sego wiwit dan sego takir. Sebagai pelengkap tersedia wedang cakruk, minuman rempah berbahan jahe dan kayu manis yang cocok dinikmati saat udara pegunungan mulai sejuk.
Salah seorang pengunjung, Chalisa (19), mengaku sengaja datang untuk mencicipi mangut lele setelah berwisata di kawasan Kulonprogo. Menurut perempuan asal Purworejo, Jawa Tengah, itu, rasa bumbu yang meresap hingga ke daging ikan menjadi alasan menu tersebut layak dicoba.
“Menjadi pelepas penat juga setelah liburan ke tempat wisata. Tak sekadar menjadi pilihan berburu kuliner, namun juga untuk menyegarkan diri. Ikannya yang digoreng itu sangat renyah, apalagi mangutnya, bumbunya sangat terasa. Kenyang dan juga mendapat sensasi dan petualangan baru,” ujarnya.
Harga mangut lele di Rumah Makan Dadap Sumilir juga relatif terjangkau. Aneka olahan ikan lokal dibanderol mulai Rp12.000 hingga Rp23.000 per porsi, sementara menu tradisional seperti sego wiwit dan sego takir dijual seharga Rp16.000 hingga Rp23.000.
Perpaduan cita rasa mangut lele yang autentik, bahan baku ikan segar dari Sungai Progo, serta suasana pedesaan dengan panorama Pegunungan Menoreh menjadikan Rumah Makan Dadap Sumilir sebagai salah satu tujuan wisata kuliner favorit di Kulonprogo.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post