BogorOne.co.id | Cibinong – Untuk mengoptimalkan penanganan covid-19 di Bumi Tegar Beriman yang jumlah kasusnya terus melonjak, Bupati Bogor Ade Yasin membongkar 20 pejabat struktural eselon III dan IV.
Kedua puluh orang pejabat struktural yang baru ditugaskan di lingkup RSUD Cileungsi, RSUD Leuwiliang dan Dinas Kesehatan itu dilantik secara virtual di Pendopo Bupati Bogor, Rabu (30/06/21).
Pelantikan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Sekretaris Daerah Burhanudin dan Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Zulkifli.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Ade Yasin menyatakan ditengah kondisi pandemi Covid-19 tenaga kesehatan baik di RSUD, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Swasta menjadi garda terdepan.
Menurut dia, mereka adalah ujung tombak dalam menekan dan mengendalikan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor yang hingga kini masih belum terselesaikan.
“Alhamdulilah ditengah pandemi Covid 19, yang sedang tinggi-tingginya kita masih bisa melakukan pelantikan. Ini kita lakukan karena tenaga kesehatan ini memang sangat dibutuhkan dalam kondisi pandemi ini,” kata Ade Yasin.
Adik mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin itu mengaku percaya, bahwa mereka bisa menjalankan tugas dengan baik, tetap semangat dan loyalitas untuk menekan angka kasus Covid-19 di daerah yang berpenduduk lebih dari empat juta jiwa itu.
Dia juga mengatakan, bahwa dengan keilmuan yang dimiliki mulai dari pengalaman, pengetahuan dan integritas
para pejabat yang ditempatkan dilingkup RSUD Cileungsi, RSUD Leuwiliang dan Dinas Kesehatan dapat mengoptimalkan dan mempercepat pengendalian pandemi Covid-19.
Dia berharap, kondisi Covid-19 yang cukup mengkhawatirkan seperti yang terjadi di kota-kota besar lainnya dapat diminimalisir dan tidak terjadi di Kabupaten Bogor.
Dia berpesan, agar malankan tugas dengan baik, tetap jaga kesehatan karena mereka merupakan garda terdepan dan pintu gerbangnya pengendalian dan penanganan Covid-19.
“Jadi disinilah diuji kemampuan kita, kesabararan, loyalitas dan integritas kita untuk menyelamatkan dan memotivasi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor berjuang melawan pandemi Covid-19,” jelasnya.
Dia juga meminta, kepada seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bogor untuk tetap semangat dan tidak mengeluh dalam menghadapi dan menangani pandemi tersebut.
Dia mengaku percaya Nakes dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat bersinergi dan berkolaborasi bahu membahu dalam menekan kasus positif dan pandemi Covid-19 itu bisa segera berakhir.
“Tetap semangat, mari kita berkolaborasi untuk kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor, selamat bekerja dan berjuang menghadapi pandemi Covid-19 ini. Semoga kita diselamatkan dan dilindungi allah SWT,” tandasnya. (Fry)






























Discussion about this post