BogorOne.co.id | Cianjur – Angin kencang melanda Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu, 11 April 2026. Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan sejumlah pohon besar tumbang.
Data sementara mencatat 140 rumah terdampak. Sebanyak 17 rumah mengalami rusak total, sedangkan sisanya rusak berat dan ringan. Selain itu, sedikitnya 11 pohon besar tumbang di sejumlah titik.
Seorang warga Kampung Pasirtarasi, Desa Sukatani, Jajat, mengatakan angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras. Ia menyebut kejadian serupa sudah dua kali terjadi di wilayah tersebut.
“Awalnya hujan rintik, lalu angin besar datang dan hujan deras, rumah langsung roboh,” ujarnya dikutip beritasatu.com, Senin, 13 April 2026.
Camat Haurwangi Yadi Supriyadi mengatakan aparat kecamatan langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. “Kami bersama kasi trantib dan petugas melakukan penanganan awal di lokasi bencana,” kata dia.
Pada Ahad, 12 April 2026, pihak kecamatan kembali melakukan penanganan bersama tim gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, PMI, Retana, dan Petualang Rescue Cianjur. Petugas melakukan evakuasi serta pendataan rumah rusak dan pohon tumbang.
Wilayah terdampak meliputi Desa Ramasari, Sukatani, Kertasari, Cihea, dan Haurwangi. Data tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah kecamatan menunggu laporan lengkap dari desa lain.
Selain rumah warga, sejumlah bangunan seperti masjid dan pondok pesantren juga dilaporkan rusak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 600 juta.
Yadi mengimbau pemerintah desa segera menyampaikan laporan lengkap dampak bencana. Ia juga meminta warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post