• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, November 6, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Diduga Jadi Korban Sindikat Rekrutmen ABK, Warga Bogor Merugi

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2026
in BOGOR RAYA, PERISTIWA
0
korban dugaan pemerasan

Ilustrasi.

51
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Tiga warga Kota Bogor mengaku menjadi korban dugaan pemerasan saat hendak bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) cumi di Kabupaten Indramayu. Mereka menyebut baru bisa keluar dari sebuah rumah penampungan calon ABK setelah keluarga mengirim uang dan menyerahkan telepon seluler sebagai jaminan.

Korban berinisial W (36), I (27), dan RP (16). Mereka berangkat ke Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu, 2 Agustus 2026, setelah menerima tawaran pekerjaan melalui grup Facebook.

W mengatakan dirinya dijanjikan memperoleh kasbon Rp4 juta sebelum berangkat melaut. Dalam pengarahan di Bogor, kata dia, hanya ada potongan Rp500 ribu serta biaya perjalanan Rp300 ribu. Namun sesampainya di lokasi, ketentuan itu berubah.

“Di sana ongkos travel menjadi Rp1 juta dan muncul biaya-biaya lain yang sebelumnya tidak pernah disampaikan,” kata W, Selasa, 4 Agustus 2026.

BERITA LAINNYA

huntara

Pemkot Bogor Siapkan Huntara hingga Rusunawa untuk Korban Bencana

6 November 2026
rokok ilegal

10.390 Bungkus Rokok Diduga Ilegal Ditemukan di Kota Bogor

6 November 2026
telepon genggam

Gagal Rampas Ponsel Pelajar, Pria Bersenjata Pisau Diamankan Warga

6 November 2026
Kebakaran warung

Warung Terbakar, Siswa SDN Ciluar Bogor Menangis dan Berteriak

6 November 2026

Menurut dia, kasbon yang dijanjikan tidak pernah diberikan. Akibatnya, mereka kehabisan bekal selama berada di penampungan. W mengaku dirinya bersama korban lain sempat terlantar dan kesulitan memperoleh makanan.

Persoalan semakin rumit ketika mereka memutuskan membatalkan keberangkatan. W menuturkan mereka tidak diperbolehkan meninggalkan lokasi sebelum membayar sejumlah uang.

“Saat kami ingin pulang, kami diminta membayar tebusan. Kami merasa diperas,” ujarnya.

DA (44), ibu dari RP, mengatakan anaknya akhirnya tidak diterima bekerja karena masih berusia 16 tahun. Namun, meski tidak lolos sebagai calon ABK, mereka mengaku tetap tidak bisa langsung pulang.

Menurut DA, keluarga di Bogor akhirnya menggadaikan sepeda motor untuk mengumpulkan uang. Sebesar Rp1,2 juta kemudian ditransfer ke pihak penampungan. Selain itu, telepon seluler milik anaknya juga diserahkan.

“Setelah uang ditransfer, kami baru diizinkan keluar,” kata DA.

Keluar dari penampungan tidak lantas mengakhiri persoalan. Mereka mengaku tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Bogor sehingga terpaksa meminta bantuan warga sekitar.

DA mengatakan rombongan sempat ditolong pengurus sebuah masjid di sekitar lokasi. Mereka diberi makanan, tempat beristirahat, dan bantuan kendaraan untuk pulang.

“Mereka membantu kami sampai akhirnya bisa kembali ke Bogor,” ujarnya.

Korban juga mengaku sempat bertemu dengan pihak kecamatan dan seorang anggota kepolisian setempat. Namun, menurut DA, mereka justru disarankan agar W dan I tetap melanjutkan pekerjaan sebagai ABK meski keluarga telah menyatakan ingin pulang.

Mereka akhirnya tiba kembali di Bogor pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Meski kehilangan uang dan telepon seluler, para korban mengaku bersyukur dapat pulang dengan selamat.

W mengatakan peristiwa tersebut menjadi pengalaman paling buruk selama bekerja sebagai ABK. Sejak 2021, ia mengaku sudah lima kali melaut dan belum pernah menghadapi persoalan serupa.

Ia menduga kasus yang dialaminya berkaitan dengan praktik penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja yang memanfaatkan media sosial. Setelah kejadian itu, W memilih menunda kembali bekerja di kapal dan mencari pekerjaan lain di darat.

Reporter        : Resha Bunai

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

huntara
BOGOR RAYA

Pemkot Bogor Siapkan Huntara hingga Rusunawa untuk Korban Bencana

6 November 2026
rokok ilegal
BOGOR RAYA

10.390 Bungkus Rokok Diduga Ilegal Ditemukan di Kota Bogor

6 November 2026
telepon genggam
BOGOR RAYA

Gagal Rampas Ponsel Pelajar, Pria Bersenjata Pisau Diamankan Warga

6 November 2026
Kebakaran warung
BOGOR RAYA

Warung Terbakar, Siswa SDN Ciluar Bogor Menangis dan Berteriak

6 November 2026
bangunan ilegal
BOGOR RAYA

Tak Hanya Atasi Macet, Pemkab Bogor Bidik Penataan Total Kawasan Puncak

6 November 2026
pariwisata kawasan Puncak
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Bidik Potensi Wisata Religi dan Sejarah di Kawasan Puncak

6 November 2026
Next Post
Wakil Jaksa Agung dan Wamen ESDM Bertemu, Bahas Tata Kelola dan Kepastian Hukum Sektor Energi

Wakil Jaksa Agung dan Wamen ESDM Bertemu, Bahas Tata Kelola dan Kepastian Hukum Sektor Energi

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Puluhan Warga Kepung Penginapan di Bogor, Tuntut Penutupan

Puluhan Warga Kepung Penginapan di Bogor, Tuntut Penutupan

22 Februari 2026
Siapkan Calon Petani Milenial Handal, Polbangtan Kementan Yudisium Ratusan Mahasiswa

Siapkan Calon Petani Milenial Handal, Polbangtan Kementan Yudisium Ratusan Mahasiswa

30 Juli 2024
pergerakan tanah

Pergerakan Tanah Terjang Tiga Desa di Rumpin, Dua Rumah Rusak Berat

5 April 2026
Rumah Lansia di Kampung Loji Caringin Terbakar

Rumah Lansia di Kampung Loji Caringin Terbakar

1 Juni 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In