BogorOne.co.id | Kota Bogor – Para pengemudi angkutan umum di Kota Bogor yang tergabung dalam Komunitas Sexy, TheFha, Monster, dan Bismillah, mengadukan keberanaan BisKita Trans Pakuan ke rumah aspirasi Melli Darsa (MD) Center di jalan Cempaka Kota Bogor, Sabtu (10/12/22).
Salah satu supir angkutan umum Marwansyah mengatakan, bahwa keberadaan transportasi Biskita yang ada di Kota Bogor merugikan para supir. “Akibat adanya BisKita Trans Pakuan mata pencaharian supir angkutan ini terus tergerus menurun,” ungkapnya.
Menurutnya angkutan kota ini sebagai penyangga yang bisa berhenti di mana saja tidak seperti Biskita ada tempat-tempat tertentu yang sudah disediakan,” ujarnya
Diakui dia, secara pribadi enggak masalah adanya Biskita. Tetapi harus di pikirkan juga nasib para pengemudi angkutan umum di Kota Bogor ini.
“Selain menipis mata pencaharian di jalan harus saling salip menyalip dengan angkutan pemerintah yang sudah ada mencari penumpang, hingga kini pemerintah belum ada solusi hanya janji dan janji,” jelasnya.
Terlebih lanjut Marwansyah, di hari libur atau weekend yang selalu macet, dijalan bukan dari angkutan saja tetapi banyak ribuan mobil yang datang dari luar datang ke kota Bogor untuk berlibur wisata sehingga mengakibatkan volume tinggi dan menjadi sumber kemacetan.
“Kami sebagai supir angkutan umum di Kota Bogor ini membutuhkan jembatan penyampaian aspirasi kepada pemerintah agar keluhan terealisasi dan selama ini belum ada penyangga terhadap pemerintah. Pemerintah itu yang sudah lama hanya janji-jani saja hingga kini belum ada solusi,” jelasnya.
Melli Darsa sebagai ketua dan pendiri MD Center menuturkan, keluhan pengemudi angkutan umum ini belum ada tampungan dari pemerintah, mereka banyak dirugikan oleh kehadiran tranportasi yang dikelola pemerintahan.
“Saya prihatin kepada supir angkutan umum yang ada di Kota Bogor ini, karena mereka semua ini korban mata pencaharian seharusnya dibantu dalam bentuk apa pun oleh pemerintah kota Bogor (Pemkot),” ucapnya.
Intinya ada hak para supir angkutan kota yang harus diperjuangkan kepada pemerintahan, permasalahan angkutan umum di Kota Bogor ini harus segera ditangani.
“Keluhan para pengemudi angkutan umum yang ada di Kota Bogor ini harus segera difasilitasi. Kami sebagai MD Center hanya menjebantani keluhan para supir angkutan umum terhadap kebijakan yang dibuat pemerintah yang tidak adil,” ungkapnya. (Yud)
























Discussion about this post