BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto, meninjau langsung kegiatan Pengecekan Kendaraan (Ramp Check) kendaraan operasional di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin 23 Maret 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kendaraan dinas yang digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor tetap terjaga dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, meskipun beberapa kendaraan dinas sudah memiliki usia yang cukup tua, bukan berarti pihaknya berencana untuk mengganti seluruh kendaraan dengan yang baru.
Menurutnya, kendaraan yang sudah berusia tua memang memerlukan biaya pemeliharaan yang lebih tinggi.
“Kalau tua itu bukan berarti kita ingin semua kendaraan baru, tidak. Pada saat kendaraan yang tua, maka biaya pemeliharaannya akan cukup tinggi,” jelas Bupati
“Maka kita pun ingin mengikuti kebijakan pemerintah pusat di mana sudah tidak ada pengadaan kendaraan bermotor, tapi yang ada adalah sewa,” tambahnya
Bupati menambahkan bahwa hal tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Dengan anggaran APBD yang sudah ditetapkan untuk tahun 2025, pihaknya akan melihat kebutuhan dan kemampuan daerah saat perubahan anggaran dilakukan.
Lebih lanjut, Bupati Bogor menekankan pentingnya pemeriksaan dan inventarisasi kendaraan dinas sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan bahwa kendaraan milik negara dikelola dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap administrasi kendaraan dinas.
“Intinya adalah sebenarnya hari ini, yang utama adalah kita ingin mengetahui barang milik daerah dipegang oleh siapa, status kendaraannya seperti apa, dan kewajiban kita membayar pajak itu tidak bisa ditawar-tawar lagi,” jelasnya.
Di postur APBD kata Bupati, setiap tahun seluruh kendaraan dinas yang ada sudah dianggarkan untuk membayar pajak.
Ia juga mengingatkan agar selalu tertib dalam administrasi dan pembayaran pajak kendaraan dinas diberikan sanksi tegas. Ia meminta agar kendaraan dinas yang tidak digunakan dengan baik segera dicabut dan tidak diberikan lagi kepada pegawai yang bersangkutan.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi kendaraan operasional dari Dinas Kesehatan dan RSUD yang masih banyak yang berusia tua. Ia menyatakan bahwa meskipun kendaraan dinas harus digunakan untuk melayani masyarakat, perawatan kendaraan harus tetap diperhatikan.
“Ini kendaraan fasilitas dinas, digunakan untuk melayani masyarakat, apalagi kita tadi melihat kendaraan dari Dinas Kesehatan, RSUD, malah justru kendaraannya banyak yang tua-tua. Yang di kantornya kendaraannya bagus-bagus. Nah, harus kita menjadi evolusi bersama,” tuturnya.
Sebagai langkah selanjutnya, Rudy Susmanto berharap agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaksanakan pemeriksaan dan pemeliharaan kendaraan dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Ya, itu sangat penting untuk memastikan fasilitas tersebut tetap berfungsi dengan baik dan mendukung kinerja pemerintahan,” pungkasnya. (*)
























Discussion about this post