BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sebuah tanaman dengan bunga berwarna mencolok tumbuh di pekarangan rumah Marjuki, warga Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Sekilas, bentuk dan warnanya mengingatkan pada bunga Rafflesia atau bunga bangkai yang dikenal langka dan berbau menyengat.
Marjuki tidak pernah menyangka tanaman yang ia tanam setahun lalu justru menghadirkan kejutan. Awalnya, tanaman itu ia tanam karena dianggap sebagai umbi-umbian yang bisa dikonsumsi. Warga setempat menyebutnya oray-orayan, karena bentuk batangnya yang memanjang menyerupai ular dan dikenal sulit dibudidayakan.
“Dulu saya tanam dari tunas. Bibitnya seperti ubi dan katanya bisa dimakan,” ujar Marjuki.
Setelah hampir satu tahun, tanaman tersebut sempat dianggap hilang karena bagian atasnya tidak terlihat. Namun, dugaan itu berubah ketika bunga berukuran cukup besar muncul dari tanah. Peristiwa ini dinilai tidak biasa, mengingat tanaman tersebut jarang berbunga.
“Ternyata berbunga. Padahal jarang sekali. Aneh juga,” kata Marjuki.
Keunikan tanaman ini tidak hanya pada bentuknya. Bunga tersebut juga mengeluarkan aroma menyengat yang lebih terasa pada malam hari.
“Kalau malam baunya seperti bangkai, siang hari tidak terlalu,” ujarnya.
Meski kerap disebut bunga bangkai, warga menduga tanaman itu masih merupakan kerabat dari tanaman umbi-umbian liar, seperti suweg atau porang. Ukurannya memang tidak sebesar bunga bangkai yang biasa ditemukan di hutan atau Kebun Raya Bogor.
Kini, kemunculan tanaman unik di halaman rumah Marjuki itu menjadi perhatian warga sekitar. Rasa penasaran membuat sejumlah warga datang untuk melihat langsung bunga yang jarang ditemui tumbuh di lingkungan permukiman.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post