BogorOne.co.id | Bogor – Ada beberapa hal khusus yang hanya dimiliki mereke yang dikatakan cerdas dan memiliki IQ tinggi di atas rata-rata dibandingkan orang-orang pada umumnya. Apa yang perlu dimiliki seseorang sehingga bisa dikatakan cerdas dan IQ tinggi di atas rata-rata?
Sejak dini sebenarnya anak-anak sudah bisa menunjukkan tanda-tanda bahwa ia memiliki IQ tinggi di atas rata-rata.
Dengan pribahasa ‘buah jatuh tak jauh dari pohonnya’, kita bisa mengetahui apakah anak berpotensi tumbuh jadi orang yang cerdas atau tidak karena orangtua si anak termasuk cerdas dan berpendidikan tinggi.
Secara alami ada kemungkinan besar anak tumbuh dengan otak yang cerdas, mudah berkembang dan mudah diajak belajar.
Anak-anak cerdas seringkali lahir dari ibu yang cerdas, dan ayah dengan gen kecerdasan yang baik. Ini sudah dibuktikan secara ilmiah dalam studi longitudinal tahun 2009 terhadap beberapa anak.
Mari kita simak beberapa tanda jika anak punya kecerdasan dan IQ tinggi di atas rata-rata;
1. Suka Mengajak Diskusi
Anak ber-IQ tinggi pasti memiliki rasa ingin tahu yang besar, banyak bertanya dan bahkan lebih suka mengajak diskusi, bukan hanya dengan anak seusianya, tapi juga orang dewasa. Sebelum mendapatkan jawabannya, ia akan terus penasaran.
Karena merasa tidak mendapatkan jawaban dari anak seusianya, ia akan cenderung mendekati orang dewasa dan bertanya banyak hal. Ia bahkan bisa berargumen, mengungkapkan pendapat dan menyangkal dengan logikanya yang sudah mulai berjalan.
2. Bersahabat Dengan Buku
Anak-anak IQ tinggi di atas rata-rata tidak hanya cepat belajar tapi juga mulai bisa membaca lebih awal di usianya sehingga ia juga memulai kebiasaan membaca sejak kecil.
Daripada memiliki banyak teman seusianya, dia lebih suka menghabiskan waktu untuk membaca buku. Buku menyediakan banyak pengetahuan, kosakata baru, ungkapan dan berbagai pelajaran yang mungkin tidak ia dapat di sekolaha atau dari teman-temannya.
3. Tidak Masalah Bermain Sendiri
Anak-anak berotak cerdas tak masalah disuruh main sendiri saat ada waktu luang, baik saat di sekolah maupun di rumah.
Ia justru berkembang pesat selama bermian sendirian karena ia bebas melakukan apa pun yang ia suka, mengeksplorasi, menemukan sesuatu, menyelesaikan sesuatu dan menjadi kreatif.
Ia tidak merasa bingung mau melakukan apa ataupun sedih dan takut karena tak punya teman. Waktu sendirian tidak mengganggu anak pintar, karena pikirannya sendiri sudah mampu membuatnya sibuk.
4. Memahami dan Menyukai Dark Humour
Hanya anak-anak ber-IQ di atas rata-rata seringkali mampu memahami guyonan sarkas, satir dan tersirat lainnya. Penelitian dari University of Vienna menunjukkan bahwa mereka yang menggemari lelucon gelap ternyata memiliki skor kecerdasan verbal dan nonverbal yang sangat baik.
Guyonan yang sekilas butuh berpikir cerdas dan tidak hanya diungkapkan dengan makna harfiah ini menjadi salah satu ciri anak cerdas dan memiliki IQ tinggi. (Ir-v)
























Discussion about this post