BogorOne.co.id | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkap perkembangan terbaru rencana pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong yang akan menjadi bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menjelaskan bahwa proyek tol tersebut kini telah memasuki tahap penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Bogor Serpong Infras Selaras (BSIS).
“Bogor-Serpong itu tinggal tanda tangan PPJT. Bulan lalu kami baru menerima dokumen Amdal, dan saat ini proses persiapan sedang berjalan,” kata Wilan dikutip dari Bisnis.com, Minggu 14 September 2025.
Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung akan membentang sepanjang 31,11 kilometer dan menjadi bagian penting dari jaringan JORR III. Kehadiran tol ini diharapkan dapat memperlancar konektivitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.
Adapun titik awal tol ini akan menghubungkan persimpangan Salabenda di Bogor dengan persimpangan Serpong melalui Parung. Total akan dibangun lima interchange dan dua junction, dengan jarak antarpersimpangan sekitar lima kilometer.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post