BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, meninjau para korban insiden ambruknya bangunan Majelis Taklim di Kampung Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, yang tengah dirawat di RSUD Kota Bogor, Minggu 7 September 2025.
Dalam kunjungannya, ia memastikan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Kami sudah berkoordinasi agar seluruh biaya penanganan korban bisa menjadi tanggung jawab pemerintah. Tidak ada satu pun keluarga korban yang akan dibebani biaya,” tegas Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade.
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Ade menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menelan korban jiwa tersebut.
“Saya pribadi dan Pak Bupati turut prihatin dan berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga korban yang meninggal diberi ketabahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit yang menangani korban untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal.
“Kami titip kepada seluruh rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para korban. Yang terpenting sekarang adalah fokus pada penanganan medis agar semua korban bisa pulih,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban terus bertambah. Hingga siang tadi tercatat 36 orang menjadi korban, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.
“Awalnya informasi di bawah 20 orang, namun setelah dicek di RSUD Kota Bogor saja sudah 36 korban. Di RS PMI ada 19 orang yang dirawat. Data ini masih akan diperbarui seiring proses pendataan dari dinas terkait,” jelasnya.
Jaro Ade menambahkan, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bupati Bogor terkait langkah penanganan lanjutan pasca-insiden.
“Nanti sore akan ada koordinasi lagi dengan Pak Bupati untuk menentukan langkah-langkah penanganan berikutnya,” tutupnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post