BogorOne.co.id | Jakarta – Jumlah pengangguran dari kalangan sarjana di Indonesia telah menembus lebih dari satu juta orang. Pemerintah mempercepat program reskilling dan upskilling guna menghadapi tantangan disrupsi digital yang semakin nyata.
Direktur Ketenagakerjaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Nur Hygiawati Rahayu mengatakan, transformasi digital menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Menurutnya, pergeseran besar dalam kebutuhan tenaga kerja mengharuskan sumber daya manusia (SDM) Indonesia menguasai teknologi.
“Ketika kita bicara transformasi digital, itu bukan hanya soal teknologi dan infrastruktur, tetapi juga kesiapan SDM yang mampu menguasai teknologi,” ujar Nur dikutip dari beritasatu.com, Sabtu, 19 Juli 2025.
Nur menambahkan, banyak jenis pekerjaan mulai tergantikan oleh otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI), sehingga tenaga kerja perlu beradaptasi melalui pelatihan keterampilan baru (reskilling) atau peningkatan keterampilan di bidang yang sama (upskilling).
Pemerintah telah menyiapkan peta jalan ketenagakerjaan hingga 2045 yang mempertimbangkan tiga tren utama: kemajuan teknologi, transisi menuju ekonomi hijau, dan perubahan demografi.
“Kalau pekerjaannya tergantikan dan harus alih profesi, itu reskilling. Kalau tetap di bidang yang sama, tetapi perlu peningkatan kompetensi, itu upskilling,” jelasnya.
Nur juga menyinggung Visi Indonesia Digital 2045 yang menjadi payung strategis pengembangan SDM digital di Indonesia, termasuk integrasi sektor ketenagakerjaan ke dalam transformasi digital nasional.
“Potensi bonus demografi kita besar. Namun, kalau SDM-nya tidak adaptif terhadap teknologi, potensi itu bisa jadi beban,” tegasnya.
Pemerintah, kata Nur, terus mempercepat pelatihan kerja berbasis teknologi agar lulusan perguruan tinggi dan angkatan kerja muda tidak tertinggal dalam era digital.
“Keahlian berbasis teknologi harus ditingkatkan agar tenaga kerja kita tetap kompetitif,” tutupnya.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post