• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Juli 11, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kejagung Diuji! Samuel Silaen: Pergantian Jampidsus Tak Boleh Ganggu Pemberantasan Korupsi

Redaksi by Redaksi
11 Juli 2026
in NASIONAL
0
Kejagung Diuji! Samuel Silaen: Pergantian Jampidsus Tak Boleh Ganggu Pemberantasan Korupsi

Kantor Kejaksaan Agung RI.

31
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Dinamika internal di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belakangan dikaitkan dengan isu pergantian Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kembali menjadi perhatian publik.

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Pengamat Politik Samuel F. Silaen mengingatkan agar perubahan personel tidak mengganggu konsistensi penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara-perkara korupsi berskala besar yang sedang berjalan.

Dalam keterangan kepada awak media, Sabtu (11/7/2026), Samuel menilai Kejaksaan Agung saat ini berada pada fase yang sangat menentukan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Menurutnya, keberhasilan Kejagung mengungkap berbagai perkara korupsi bernilai besar dalam beberapa tahun terakhir telah membangun optimisme publik. Oleh karena itu, dinamika jabatan di lingkungan Korps Adhyaksa tidak boleh menimbulkan persepsi bahwa komitmen pemberantasan korupsi mengalami pelemahan.

BERITA LAINNYA

PHK

Investasi Riset Sejak Dini Dinilai Jadi Kunci Hadapi Gelombang PHK

8 Juli 2026
Zlatko Runje Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib

Zlatko Runje Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib

5 Juli 2026
Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Sidang Vonis Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

30 Juni 2026
Menjaga Nalar Checks and Balances di Tengah Menguatnya Koalisi Pemerintah

Menjaga Nalar Checks and Balances di Tengah Menguatnya Koalisi Pemerintah

29 Juni 2026

“Kejaksaan Agung saat ini berada pada titik yang sangat krusial. Publik telah memberikan kepercayaan melalui berbagai pengungkapan kasus korupsi besar. Karena itu, dinamika personel tidak boleh sampai menimbulkan kesan bahwa komitmen penegakan hukum melemah. Yang terpenting adalah memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Samuel.

Samuel berpandangan, pergantian pejabat dalam sebuah institusi merupakan sesuatu yang lazim dalam sistem birokrasi. Namun demikian, masyarakat akan menilai apakah perubahan tersebut berdampak terhadap keberlanjutan penyelesaian perkara yang sedang ditangani.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah lembaga penegak hukum tidak boleh bergantung pada figur tertentu, melainkan harus bertumpu pada sistem yang profesional, independen, dan berkesinambungan.

“Pergantian jabatan adalah hal yang wajar dalam sebuah institusi. Namun, masyarakat tentu akan memperhatikan apakah pergantian tersebut berdampak pada kontinuitas penanganan perkara. Menurut saya, kekuatan lembaga penegak hukum harus bertumpu pada sistem, bukan pada sosok individu tertentu,” katanya.

Lebih lanjut, Samuel menilai kekhawatiran terbesar masyarakat bukan terletak pada pergantian pejabat itu sendiri, melainkan kemungkinan terhambatnya proses penyidikan maupun penyelesaian perkara-perkara strategis yang telah menjadi perhatian publik.

Ia berharap Kejaksaan Agung mampu menunjukkan bahwa seluruh mekanisme penegakan hukum tetap berjalan secara profesional tanpa dipengaruhi perubahan struktur organisasi.

“Kekhawatiran terbesar bukan pada pergantian jabatan itu sendiri, melainkan pada kemungkinan terhambatnya penanganan perkara yang sedang berjalan. Karena itu, Kejagung perlu menunjukkan bahwa sistem bekerja secara profesional dan tidak bergantung pada pergantian pemangku jabatan,” jelasnya.

Selain itu, Samuel menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan maupun langkah yang diambil Kejaksaan Agung. Menurutnya, keterbukaan informasi akan menjadi benteng utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah munculnya berbagai spekulasi yang dapat merugikan kredibilitas institusi.

“Dalam situasi yang menjadi perhatian publik, transparansi sangat penting untuk mencegah munculnya spekulasi. Masyarakat berhak mengetahui bahwa proses penegakan hukum berjalan berdasarkan aturan dan alat bukti yang sah. Dengan keterbukaan, kredibilitas lembaga dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, Samuel menilai Kejaksaan Agung saat ini memegang peran strategis dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia. Penyelesaian perkara-perkara besar secara profesional dan tuntas akan menjadi tolok ukur keberhasilan institusi tersebut dalam mempertahankan kepercayaan publik.

“Kejaksaan Agung memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik terhadap negara hukum. Penyelesaian kasus-kasus besar secara tuntas akan menjadi indikator penting bahwa supremasi hukum tetap ditegakkan. Karena itu, pengawasan publik dan profesionalisme aparat penegak hukum harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Menutup wawancara, Samuel mengajak masyarakat untuk tetap mengawal setiap proses penegakan hukum secara objektif dan proporsional. Menurutnya, dinamika pergantian pejabat seharusnya tidak mengubah arah maupun komitmen pemberantasan korupsi.

“Publik perlu tetap mengawal proses hukum secara objektif. Pergantian pejabat semestinya tidak mengubah arah pemberantasan korupsi. Yang harus dijaga adalah independensi, akuntabilitas, dan kepastian bahwa setiap langkah penegakan hukum dilakukan demi keadilan, bukan demi kepentingan tertentu,” pungkasnya.

Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada figur pemimpin, tetapi pada kekuatan sistem, integritas institusi, dan konsistensi aparat penegak hukum dalam menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.

Editor : Muttaqien 

Tags: JampidsusKejagungKorps AdhyaksaKorupsiPengamat Politik

Related Posts

PHK
NASIONAL

Investasi Riset Sejak Dini Dinilai Jadi Kunci Hadapi Gelombang PHK

8 Juli 2026
Zlatko Runje Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib
NASIONAL

Zlatko Runje Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib

5 Juli 2026
Polda Metro Jaya
NASIONAL

Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Sidang Vonis Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

30 Juni 2026
Menjaga Nalar Checks and Balances di Tengah Menguatnya Koalisi Pemerintah
NASIONAL

Menjaga Nalar Checks and Balances di Tengah Menguatnya Koalisi Pemerintah

29 Juni 2026
FORMAS Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Kabinet, Birokrasi, dan BUMN
NASIONAL

FORMAS Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Kabinet, Birokrasi, dan BUMN

29 Juni 2026
revisi Undang-Undang Polri
NASIONAL

Penolakan Revisi UU Polri Berlanjut, Dua Aksi Digelar di Senayan Hari Ini

29 Juni 2026
Next Post
Proyek R2 Utara Bogor Mulai Berprogres, Dedie A. Rachim Targetkan Tembus Sampai Kaumsari

Proyek R2 Utara Bogor Mulai Berprogres, Dedie A. Rachim Targetkan Tembus Sampai Kaumsari

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

M1R SSB Kota Bogor Berbagi Takjil dan Santunan di Bulan Ramadan

M1R SSB Kota Bogor Berbagi Takjil dan Santunan di Bulan Ramadan

14 Maret 2025
Nataru 2022, Kunjungan Wisatawan ke Kasawan Puncak Diprediksi Meningkat

Nataru 2022, Kunjungan Wisatawan ke Kasawan Puncak Diprediksi Meningkat

14 Desember 2022
Gen Z

Gen Z Dominasi Permintaan Hunian Rp1–2 Miliar di Kuartal I 2025

31 Mei 2025
IPPAT dan Pemkab Bogor Kolaborasi Sosialisasikan Sertifikat Tanah Digital

IPPAT dan Pemkab Bogor Kolaborasi Sosialisasikan Sertifikat Tanah Digital

7 Agustus 2024

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In