• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Agustus 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kejagung Diuji! Samuel Silaen: Pergantian Jampidsus Tak Boleh Ganggu Pemberantasan Korupsi

Redaksi by Redaksi
11 Juli 2026
in NASIONAL
0
Kejagung Diuji! Samuel Silaen: Pergantian Jampidsus Tak Boleh Ganggu Pemberantasan Korupsi

Kantor Kejaksaan Agung RI.

46
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Dinamika internal di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belakangan dikaitkan dengan isu pergantian Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kembali menjadi perhatian publik.

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Pengamat Politik Samuel F. Silaen mengingatkan agar perubahan personel tidak mengganggu konsistensi penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara-perkara korupsi berskala besar yang sedang berjalan.

Dalam keterangan kepada awak media, Sabtu (11/7/2026), Samuel menilai Kejaksaan Agung saat ini berada pada fase yang sangat menentukan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Menurutnya, keberhasilan Kejagung mengungkap berbagai perkara korupsi bernilai besar dalam beberapa tahun terakhir telah membangun optimisme publik. Oleh karena itu, dinamika jabatan di lingkungan Korps Adhyaksa tidak boleh menimbulkan persepsi bahwa komitmen pemberantasan korupsi mengalami pelemahan.

BERITA LAINNYA

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

22 Agustus 2026
Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

22 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

22 Agustus 2026
pembelian Pertalite

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Desil 9-10

21 Agustus 2026

“Kejaksaan Agung saat ini berada pada titik yang sangat krusial. Publik telah memberikan kepercayaan melalui berbagai pengungkapan kasus korupsi besar. Karena itu, dinamika personel tidak boleh sampai menimbulkan kesan bahwa komitmen penegakan hukum melemah. Yang terpenting adalah memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Samuel.

Samuel berpandangan, pergantian pejabat dalam sebuah institusi merupakan sesuatu yang lazim dalam sistem birokrasi. Namun demikian, masyarakat akan menilai apakah perubahan tersebut berdampak terhadap keberlanjutan penyelesaian perkara yang sedang ditangani.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah lembaga penegak hukum tidak boleh bergantung pada figur tertentu, melainkan harus bertumpu pada sistem yang profesional, independen, dan berkesinambungan.

“Pergantian jabatan adalah hal yang wajar dalam sebuah institusi. Namun, masyarakat tentu akan memperhatikan apakah pergantian tersebut berdampak pada kontinuitas penanganan perkara. Menurut saya, kekuatan lembaga penegak hukum harus bertumpu pada sistem, bukan pada sosok individu tertentu,” katanya.

Lebih lanjut, Samuel menilai kekhawatiran terbesar masyarakat bukan terletak pada pergantian pejabat itu sendiri, melainkan kemungkinan terhambatnya proses penyidikan maupun penyelesaian perkara-perkara strategis yang telah menjadi perhatian publik.

Ia berharap Kejaksaan Agung mampu menunjukkan bahwa seluruh mekanisme penegakan hukum tetap berjalan secara profesional tanpa dipengaruhi perubahan struktur organisasi.

“Kekhawatiran terbesar bukan pada pergantian jabatan itu sendiri, melainkan pada kemungkinan terhambatnya penanganan perkara yang sedang berjalan. Karena itu, Kejagung perlu menunjukkan bahwa sistem bekerja secara profesional dan tidak bergantung pada pergantian pemangku jabatan,” jelasnya.

Selain itu, Samuel menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan maupun langkah yang diambil Kejaksaan Agung. Menurutnya, keterbukaan informasi akan menjadi benteng utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah munculnya berbagai spekulasi yang dapat merugikan kredibilitas institusi.

“Dalam situasi yang menjadi perhatian publik, transparansi sangat penting untuk mencegah munculnya spekulasi. Masyarakat berhak mengetahui bahwa proses penegakan hukum berjalan berdasarkan aturan dan alat bukti yang sah. Dengan keterbukaan, kredibilitas lembaga dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, Samuel menilai Kejaksaan Agung saat ini memegang peran strategis dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia. Penyelesaian perkara-perkara besar secara profesional dan tuntas akan menjadi tolok ukur keberhasilan institusi tersebut dalam mempertahankan kepercayaan publik.

“Kejaksaan Agung memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik terhadap negara hukum. Penyelesaian kasus-kasus besar secara tuntas akan menjadi indikator penting bahwa supremasi hukum tetap ditegakkan. Karena itu, pengawasan publik dan profesionalisme aparat penegak hukum harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Menutup wawancara, Samuel mengajak masyarakat untuk tetap mengawal setiap proses penegakan hukum secara objektif dan proporsional. Menurutnya, dinamika pergantian pejabat seharusnya tidak mengubah arah maupun komitmen pemberantasan korupsi.

“Publik perlu tetap mengawal proses hukum secara objektif. Pergantian pejabat semestinya tidak mengubah arah pemberantasan korupsi. Yang harus dijaga adalah independensi, akuntabilitas, dan kepastian bahwa setiap langkah penegakan hukum dilakukan demi keadilan, bukan demi kepentingan tertentu,” pungkasnya.

Di tengah berbagai dinamika yang berkembang, pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada figur pemimpin, tetapi pada kekuatan sistem, integritas institusi, dan konsistensi aparat penegak hukum dalam menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu.

Editor : Muttaqien 

Tags: JampidsusKejagungKorps AdhyaksaKorupsiPengamat Politik

Related Posts

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini
NASIONAL

Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini

22 Agustus 2026
Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema
NASIONAL

Ketika Sirkular Ekonomi, QRIS dan Dana Murah Bertemu Dalam Satu Skema

22 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN
NASIONAL

Jelang Muktamar NU ke-35, Tambakberas Dipenuhi Ikhtiar Spiritual JATMAN

22 Agustus 2026
pembelian Pertalite
NASIONAL

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Desil 9-10

21 Agustus 2026
mahasiswi
NASIONAL

Guru ASN di Takalar Diamankan Usai Diduga Rekam Mahasiswi KKN

19 Agustus 2026
Hari Keempat Pencarian ASN Hilang di Cipaku, Wali Kota Bogor Minta Tim Angkat Sedimen Sampah
BOGOR RAYA

Hari Keempat Pencarian ASN Hilang di Cipaku, Wali Kota Bogor Minta Tim Angkat Sedimen Sampah

16 Agustus 2026
Next Post
Proyek R2 Utara Bogor Mulai Berprogres, Dedie A. Rachim Targetkan Tembus Sampai Kaumsari

Proyek R2 Utara Bogor Mulai Berprogres, Dedie A. Rachim Targetkan Tembus Sampai Kaumsari

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

rantis Brimob

Keluarga Ojol Korban Rantis Brimob Tuntut Keadilan Maksimal

29 Agustus 2025
Perkuat Ketahanan Pangan Dengan Bantu Permodalan Petani Muda

Perkuat Ketahanan Pangan Dengan Bantu Permodalan Petani Muda

12 Desember 2024
Jalin Kolaborasi Perkuat Sinergi, DPRD Kota Bogor dan Insan Pers Jaga Kondusifitas Kota Bogor

Jalin Kolaborasi Perkuat Sinergi, DPRD Kota Bogor dan Insan Pers Jaga Kondusifitas Kota Bogor

20 September 2025
PPKM Darurat, Tiga Pasar Ini Ditutup

PPKM Darurat, Tiga Pasar Ini Ditutup

2 Juli 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In