BogorOne.co.id | Tamansari – SDN Gadog 01 Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor menepis tudingan adanya adanya pungli dan praktek jual beli serta pengelolaan BOSP yang tidak transparan.
Pihak sekolah dengan 29 orang terdiri dari Kepala Sekolah SDN Gadog 01 Dudu Kurniadi, 19 Guru Kelas, 2 guru mapel PJOK, 2 mapel PAI, 1 tenaga Operator, 2 Mapel B. Inggris dan 3 Tenaga kependidikan mengadakan Rapat Kerja dan kordinasi dengan seluruh anggota serta pengurus Komite Sekolah berjumlah 38 orang.
Rapat tersebut juga turut di hadiri pihak dinas pendidikan dalam hal ini diwakili pengawas Pembina Momo dan Lembaga Swadaya Masyarakat, Jumat 25 Desember 2023.
Kepala Sekolah SDN Gadog 01 Dudu Kurniadi mengatakan, sebagai pelaksana sekolah penggerak angkatan 1 Kabupaten Bogor, pihaknya melaksanakan program sekolah rencana kerja tahunan dan RKAS, BOSP berdasarkan PBD atau perencanaan berbasis data yang akan diambil dari rapor pendidikan tahun sebelumnya.
“PBD salah satu dasar pengambilan rancangan program sekolah untuk BOSP. Rapor pendidikan SDN Gadog 01 mengamanatkan sekolah untuk meningkatkan hasil literasi dan numerasi, penuntasan aksi nyata PMM serta Pelaksana Proyel Profil Pelajar Pancasila atau P5,” ujarnya.
Dengan adanya kordinasi dan rapat kerja sekolah diharapkan terjalin komunikasi semua stakeholders sekolah dan juga menghindari kejadian yang tdak diharapkan diantaranya Pungli Sekolah, praktek jual beli disekolah.
Menurutnya, adanya transparansi informasi untuk publik juga, untuk membuat program berkualitas antara lain Outing Class sebagai pembelanjaran kontekstual, Gelar Karya P5, praktik baik (majlia dhuha, PHBI dan PHBN).
“Sebagai peningkatan ekstrakurikuler dan yang utama peningkatan hasil ANBK Literasi dan Numerasi sebagai penyumbang terbesar Rapor Pendidikan,” ungkapnya. (Yud)


























Discussion about this post