BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade meminta polisi menindak semua pihak yang terbukti melanggar hukum dalam sengketa lahan di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jaro Ade mengatakan, penegakan hukum harus dilakukan secara objektif tanpa melihat pihak yang terlibat dalam konflik agraria antara warga dan PT Prima Mustika Candra (PMC).
“Siapa pun yang terbukti melanggar hukum dalam persoalan ini harus diproses sesuai aturan yang berlaku, tanpa pandang bulu,” kata Jaro Ade dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah konflik lahan seluas 54 hektare itu kembali memanas pada awal Agustus 2026. Bentrokan antara warga dan pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan terjadi setelah alat berat dikerahkan ke lokasi.
Sejumlah warga dilaporkan terluka dalam bentrokan tersebut.
Jaro Ade juga meminta PT PMC menghentikan sementara penggunaan alat berat di lahan yang masih disengketakan.
Menurut dia, aktivitas alat berat baru dapat dilakukan kembali setelah kondisi di lapangan kondusif dan terdapat kesepahaman dengan warga terdampak.
“Selama kondisi di lapangan belum kondusif dan belum ada kesepahaman dengan warga, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan alat berat di lokasi,” ujarnya.
Ia meminta Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tamansari aktif menjembatani komunikasi antara perusahaan dan warga.
Menurut Jaro Ade, komunikasi antara seluruh pihak diperlukan agar penyelesaian sengketa tidak menimbulkan persoalan baru dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
“Muspika harus terus melakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak, supaya tidak ada yang merasa dirugikan dalam penyelesaian persoalan ini,” katanya.
Sengketa lahan tersebut diketahui telah berlangsung sejak 1997. Saat itu, PT PMC mengantongi izin Hak Guna Bangunan (HGB) di atas lahan yang selama puluhan tahun digarap warga untuk pertanian.
Jaro Ade berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur hukum dan komunikasi antarpihak sehingga keamanan serta ketertiban di Kabupaten Bogor tetap terjaga.
“Bogor harus tetap kondusif,” kata dia.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post