BogorOne.co.id | Bogor – Mengarah ke daerah Desa Sukaharja, Cijeruk berjarak kurang lebih 1KM dari jalan raya Pondok Bitung setelah melewati Ponpes Ibnu Taimiyah.
Perlu menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk bisa sampai ke lokasi, tapi rasa lelah diperjalanan akan terobati dengan suasana alam nan asri.
Penasaran dengan peninggalan Prabu Siliwangi berupa dua batu di daerah ini, kaki melangkah memasuki gang kecil di antara perumahan penduduk untuk melihat batu kursi atau disebut masyarakat sekitar sebagai batu korsi.

Batu berbentuk kursi yang cukup besar seperti tempat duduk, mungkin dulu tempat patilasan Prabu Siliwangi dan batu ini tampak terawat dengan baik di antara baru-batu kecil lainnya.
Kemudian sedikit berpindah melalui jalanan yang agak menurun dan menanjak untuk melihat batu kukusan atau batu aseupan, duduk sebentar di warung dekat jembatan.
Ternyata, sambil minum kopi dan makan gorengan asyik juga berbincang dengan orang -orang yang mengelola kolam renang yang belum lama dibuka.
Kolam renang berair sejuk dan berasal dari air pegunungan itu cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal. Letak kolam itu tidak jauh dari batu yang akan dituju.
Batu kukusan atau aseupan berdiri kokoh di tempat agak tinggi, lumayan besar berbentuk segitiga mirip kukusan. Ada saung dan taman di sekitarnya yang kurang terawat saat itu.

Suasana yang tenang dengan angin sepoi yang begitu menyejukkan membuat diri malas beranjak dan akhirnya sejenak menikmati air pegunungan segar di kolam renang batu aseupan.(Ir-v)























Discussion about this post