• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, November 5, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home POLITIK

Menggugat Kemerdekaan Hakiki di Tengah Cengkeraman Kapitalisme dan Individualisme

Redaksi by Redaksi
5 Agustus 2025
in POLITIK
0
Menggugat Kemerdekaan Hakiki di Tengah Cengkeraman Kapitalisme dan Individualisme

Subhan Murtadla, Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor. Foto : Dok. pribadi.

77
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Subhan Murtadla

Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor

BogorOne.co.id | Agustus kembali datang, membawa harum nostalgia perjuangan, pekik “merdeka!” yang menggema dari lorong sejarah, mengingatkan kita pada tumpah darah para pejuang yang merelakan segalanya demi tanah air bernama Indonesia.

Namun, ketika kita menatap wajah bangsa hari ini, ada satu pertanyaan yang menggantung di langit kemerdekaan kita: Benarkah kita sudah benar-benar merdeka?

BERITA LAINNYA

Nusron Wahid

KPK Kaji Alasan Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, Jemput Paksa Masih Terbuka

29 Oktober 2026
34 operasi tangkap tangan

KPK Catat 34 OTT dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Oktober 2026
kepuasan publik

Kepuasan Publik Turun, Program MBG dan Koperasi Desa Dipertanyakan

20 Oktober 2026
Ahmad Dedi

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ahmad Dedi dalam Kasus Bea Cukai

9 Oktober 2026

Kapitalisme dan Individualisme : Bahaya Senyap di Balik Kemerdekaan

Hari ini, wajah Indonesia telah banyak berubah. Globalisasi dan kemajuan teknologi membawa angin besar yang tak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyelipkan racun yang tak kasat mata ideologi kapitalisme dan budaya individualisme.

Kapitalisme mendorong logika pasar bebas yang menempatkan keuntungan di atas nilai-nilai kemanusiaan. Segala sesuatu diukur dari untung rugi materi, bukan dari manfaat sosial.

Sementara individualisme menanamkan gagasan bahwa sukses adalah urusan pribadi, bukan hasil kerja bersama.

“Yang penting saya selamat, saya sukses, saya naik kelas menjadi mantera yang sering diucapkan, bahkan tanpa sadar”

Padahal, bangsa ini dibangun di atas fondasi ideologi kerakyatan dan budaya gotong royong. Satu bangsa, satu rasa. Satu jatuh, semua mengulurkan tangan. Itulah roh Indonesia.

Kini, budaya gotong royong perlahan tergeser. Di kota besar, tetangga pun tak saling mengenal. Di desa, nilai tolong-menolong perlahan digantikan transaksionalisme. Semua serba dihitung. Semua serba bayar. Bahkan solidaritas pun mulai dikomersialisasikan.

Hari Kemerdekaan : Momentum Menyadari Arah Bangsa

Dalam kondisi ini, hari kemerdekaan seharusnya bukan hanya menjadi seremoni tahunan dengan lomba makan kerupuk dan karnaval bendera tetapi menjadi momentum refleksi bersama

Apakah kemerdekaan hanya sebatas lepas dari penjajah asing?

Ataukah kemerdekaan sejati adalah saat rakyat terbebas dari penjajahan gaya baru: ketimpangan ekonomi, ketidakpedulian sosial, dan dominasi kekuatan modal?

Memaknai Kemerdekaan yang Hakiki

Kemerdekaan hakiki adalah saat bangsa ini kembali ke jati dirinya.

Ketika rakyat menjadi pusat pembangunan, bukan korban pembangunan

Ketika gotong royong menjadi roh kehidupan, bukan hanya slogan di baliho

Ketika nilai kebersamaan lebih kuat daripada ego sektoral. Kita harus melawan penjajahan yang lebih halus.

Ketika anak muda lebih kenal selebriti luar negeri daripada sejarah bangsanya.

Ketika petani berjuang sendiri di tengah pasar bebas yang tak adil.

Ketika kemiskinan struktural dianggap sebagai takdir, bukan masalah sosial.

Kembali Menjadi Indonesia

Kemerdekaan bukan sekadar ritual. Ia adalah proyek kebudayaan dan peradaban. Ia menuntut kita kembali merawat akar bangsa kerakyatan dan gotong royong. Sebab, hanya dengan itulah kita bisa bertahan sebagai bangsa yang bermartabat di tengah badai globalisasi.

Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan lebih dari sekadar seremonial. mari kita isi dengan tindakan nyata membantu tetangga tanpa pamrih, mendorong ekonomi kerakyatan, menghidupkan kembali semangat musyawarah dan menanamkan rasa bangga menjadi bangsa yang besar karena persatuan dan nilai kebersamaan.

Merdeka bukan hanya soal bebas. Merdeka adalah soal berdaulat, bermartabat, dan berjiwa sosial. Itulah kemerdekaan yang sejati. (*)

Tags: Subhan Murtadla

Related Posts

Nusron Wahid
POLITIK

KPK Kaji Alasan Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, Jemput Paksa Masih Terbuka

29 Oktober 2026
34 operasi tangkap tangan
POLITIK

KPK Catat 34 OTT dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Oktober 2026
kepuasan publik
POLITIK

Kepuasan Publik Turun, Program MBG dan Koperasi Desa Dipertanyakan

20 Oktober 2026
Ahmad Dedi
POLITIK

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ahmad Dedi dalam Kasus Bea Cukai

9 Oktober 2026
pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK

Prabowo Lepas Tangan dari Gugatan Syarat Pendidikan Gibran di MK

6 Oktober 2026
Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta
NASIONAL

Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta

5 Oktober 2026
Next Post
Cimandala

Pemilu RT Cimandala Usung Tema Turkish Mode, Mistum Kembali Pimpin Warga

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

beras

Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Beras untuk Warga di Katulampa

2 Agustus 2025
Tinju Jepang

Dunia Tinju Jepang Berduka, 2 Petinju Tewas dalam Malam yang Sama

13 Agustus 2025
Rumah Nelayan

Prabowo Setujui Renovasi 1.300 Rumah Nelayan, Anggaran Capai Rp 21,8 Juta per Unit

4 Juni 2025
John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa di Piala AFF 2026

John Herdman Pastikan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa di Piala AFF 2026

1 Juni 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In