BogorOne.co.id | Bogor Utara – Sosialisasi program Makan Serba Sepuluh Ribu (Serbu) Mandalika yang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui Perisai, serta demo pangan fungsional berbahan dasar mocaf dan pengenalan aplikasi digital, berlangsung meriah di Gedung Puri Mandalika, Cimahpar, Bogor, Kamis 3 September 2026.
Kegiatan tersebut digelar oleh tim KUL-Ind Pusat bersama manajemen dan diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, pedagang gerobak, tukang ojek, pendidik, warga setempat hingga komunitas disabilitas.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Selain mendapatkan pemahaman mengenai pangan fungsional berbahan dasar mocaf, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan aplikasi digital serta program perlindungan bagi pekerja mandiri.
Gedung Puri Mandalika Cimahpar sendiri merupakan kantor pusat Graha Riset dan Pelatihan KUL-Ind. Melalui kegiatan tersebut, KUL-Ind mendorong lahirnya berbagai ide kreatif yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja mandiri.
Ketua KUL-Ind Bogor Raya, Subagiyo, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja mandiri.
Menurutnya, melalui program yang dikembangkan, para pekerja mandiri tidak hanya mendapatkan sosialisasi produk, tetapi juga pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, seperti perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta jaminan hari tua.
“Semoga gerakan ini memberi manfaat berarti. Semuanya berawal dari langkah-langkah kecil yang sederhana,” ujar Subagiyo.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok disabilitas dan pelaku usaha kecil, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.
Kegiatan sosialisasi dan demo pangan fungsional tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, pekerja mandiri dan berbagai pihak untuk membangun kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post