BogorOne.co.id | Kota Bogor – Satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) di RT 02 RW 13, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, ambruk, Selasa, 27 Januari 2026. Insiden terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pantauan di lokasi, kayu penyangga plafon rumah sudah keropos, sementara genteng hancur dan menimpa perabot rumah tangga. Ketua RT setempat, Agrita Kemalasari, menyebut ambruknya bangunan dipicu kondisi atap yang rapuh.
“Iya, tadi intensitas hujannya cukup deras. Kayu-kayu penyangga atap atau plafonnya tidak kuat menahan sehingga ambruk,” kata Agrita.
Bangunan yang ambruk berada di bagian belakang rumah, namun retakannya merembet hingga kamar tidur. Bagian dapur menjadi yang paling parah terdampak. Rumah tersebut sebelumnya sudah masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tetapi hingga kini belum direalisasikan.
Penanganan sementara dilakukan dengan menutup dapur menggunakan terpal. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Saat kejadian, penghuni tidak berada di dapur. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapat assesment terpal,” ujar Agrita.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post