BogorOne.co.id | Jakarta – Mahakarya Pictures merilis film baru yang mencoba menembus batas visual sinema Indonesia. Judulnya Pelangi di Mars, sebuah eksperimen yang menggabungkan live-action dengan animasi 3D secara penuh. Upie Guava, sang sutradara, menyebut proyek ini sebagai upaya menghidupkan kembali gairah lama terhadap film-film petualangan luar angkasa.
Melansir beritasatu.com, Sabtu, 29 November 2025 Upie mengenang masa kecilnya yang dipenuhi tontonan seperti Star Wars dan Back to the Future. Dari sanalah gagasan Pelangi di Mars tumbuh.
“Idenya sederhana, kami ingin membangkitkan semangat petualangan luar angkasa seperti film-film besar yang kita tonton saat kecil,” kata Upie.
Ia menyebut minimnya tontonan berkualitas untuk anak Indonesia sebagai dorongan lain bagi lahirnya film ini.
“Saya ingin mewujudkan mimpi bahwa ada anak Indonesia yang bisa memimpin petualangan menjelajahi alam semesta.”
Upie dan timnya ingin menghadirkan sosok anak yang tak hanya berani bermimpi besar, tetapi juga percaya pada kemampuan intelektualnya. Harapannya, Pelangi di Mars bisa menjadi pintu kecil yang membesarkan imajinasi penonton cilik.
Dendi Reynando, produser film tersebut, menjelaskan bahwa Pelangi di Mars menggunakan teknologi hybrid yang memadukan penampilan aktor dengan karakter robot animasi. Pendekatan itu, menurut dia, memungkinkan film menghamparkan dunia futuristik tanpa kehilangan sisi humanis.
“Teknologi hybrid memberi ruang imajinasi lebih luas, tapi inti cerita tetap keluarga dan persahabatan,” ujar Dendi.
Film ini mengikuti kisah Pelangi, gadis kecil pertama yang lahir dan tumbuh di Mars. Ia hidup bersama robot-robot cerdas yang menjadi kawan sekaligus penjaganya. Bersama mereka, Pelangi menjalani petualangan mencari mineral ajaib demi menyelamatkan bumi, kisah yang merangkai drama keluarga, petualangan ilmiah, hingga visual futuristik dalam satu paket.
Pelangi di Mars menampilkan para pemain lintas generasi, mulai Messi Gusti, Myesha Lin Adeeva, Lutesha, Livy Renata, hingga Rio Dewanto.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post