BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka fasilitas kesehatan untuk melayani perawatan para calon legislatif yang kemungkinan mengalami gejala stres karena tidak lolos ke parlemen.
Seperti diketahui, Pemkab Bogor menyediakan 132 fasilitas kesehatan (Faskes) yang tersedia di 40 kecamatan, yang terdiri atas 101 puskesmas serta 31 rumah sakit milik pemerintah dan swasta.
“Fasilitas kesehatan ini layanan dasar untuk masyarakat, termasuk bagi caleg yang gejala stres karena gagal. Intinya rumah sakit harus melayani siapa pun itu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka layanan fasilitas kesehatan (Faskes) bagi calon legislatif (caleg) yang terindikasi stres akibat tidak lolos.
“Bagaimanapun, langkah tersebut perlu dilakukan agar dampaknya tidak berkepanjangan,” kata Rudy Susmanto, Rabu 21 Februari 2024.
Menurut Rudy, seharusnya para caleg sudah mempersiapkan kemungkinan apabila mereka tidak lolos. Baik caleg tingkat DPRD kabupaten, hingga DPR RI.
“Mempersiapkan kemungkinan terburuk sudah sepatutnya dilakukan. Sebab bagaimanapun, manusia hanya bisa berusaha,” jelasnya.
Politisi Gerindra itu juga mengingatkan bahwa takdir sudah ada yang mengatur, sehingga sekuat apapun manusia berusaha, harus kembali menyerahkannya kepada pemilik takdir.
“Tugas kita hanya berjuang saja, hasilnya tentu sudah ada yang menentukan,” ucapnya.
Untuk itu, dirinya meminta agar para caleg yang tidak lolos untuk menerima hasilnya dengan lapang dada atau legowo. “Yakin setiap kejadian akan ada hikmahnya,” tandasnya. (Rdt)

























Discussion about this post