BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) menjadi salah satu prioritas dalam alokasi anggaran tahun 2025. Fokus pembangunan tahun depan akan diarahkan pada penyelesaian masalah lahan dan perencanaan teknis jembatan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa anggaran untuk pembangunan ruas Jalan Bomang telah dialokasikan dalam realokasi anggaran 2025. Namun, untuk pembangunan fisik jembatan, Pemkab masih memprioritaskan penyusunan detail engineering design (DED).
“Jalan Bomang dalam realokasi anggaran 2025 sudah kami anggarkan. Kenapa anggaran jembatan tidak kita anggarkan di 2025? Karena masih dalam tahap DED,” kata Rudy, Senin (26/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa proses penyusunan DED diperkirakan memakan waktu tiga bulan. Setelah itu, lelang baru dapat dilakukan pada Agustus, sehingga pengerjaan fisik paling cepat dimulai September. Dengan waktu yang terbatas, Pemkab menilai pembangunan jembatan belum memungkinkan diselesaikan secara optimal pada akhir tahun.
“Kalau dipaksakan, tidak mungkin dua bulan jembatan selesai,” ujarnya.
Selain faktor teknis, pembangunan Jalan Bomang juga masih terkendala persoalan pembebasan lahan. Rudy menyebut masih ada sekitar 7.000 meter persegi lahan yang belum dibebaskan.
“Kami bentuk tim dengan SK untuk menindaklanjuti lahan yang belum dibebaskan. Jika musyawarah tidak mencapai kesepakatan, maka akan dikonsultasikan ke pengadilan,” tuturnya. (Yud)
























Discussion about this post