BogorOne.co.id | Kota Bogor – Cuaca yang ekstim dengan curah hujan yang cukup tinggi belakangan mengakibatkan terjadinya bencana mulai banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Hal itu menjadi perhatian khusus Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor.
Menyikapi hal itu, Perumda Tirta Pakuan membentuk tim khusus gabungan siaga bencana, tim tersebut akan bersiaga di tempat pengolahan untuk menjaga kwalitas air tetap stabil.
Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf menjelaskan, ketika terjadi curah hujan yang tinggi, maka disungai akan dibanjiri sampah dan hal itu akan mempengaruhi air baku.
Menurut Ardani, jika curah hujan tinggi di intake yang kekeruhan biasa dibawah 100 NTU, bisa menjadi sampai 3.000 NTU. Makanya disiagakan timsus di lokasi pengolahan.
“Alhamdulillah masih bisa melakukan pengolahan, selain itu volume sampah yang begitu banyak mengakibatkan petugas operator mendapatkan sampai tiga kali lipat jumlah volume sampah dari jumlah biasa setiap hari,” ungkap Ardani.
Dijelaskan Ardani dibentuknya tim khusus gabungan itu untuk bersiaga jika terjadi bencana alam longsor ataupun banjir. Tim tersebut akan melakukan perbaikan pipa segera, apabila ada pipa Tirta Pakuan disekitar lokasi bencana alam.
“Kami juga membentuk tim khusus untuk antisipasi perbaikan pipa, agar tidak mengakibatkan longsor susulan apabila pipa rusak dan air menyembur keluar. Kami juga melihat kondisi apabila saat perbaikan didekat lokasi longsor, petugas harus hati-hati dikhawatirkan ada longsor susulan,” tambahnya.
Ardani menjelaskan, terkait bantuan bencana, pihaknya mensupport air bersih apabila dari BPBD membutuhkan air bersih. Khusus di posko bencana dan pengungsian Gang Kepatihan dan Barjo sudah disiapkan air untuk dapur umum.
Hal itu jelas dia, untuk memudahkan masyarakat yang terdampak mendapatkan air bersih. Dia mengaku, tadinya pihaknya akan pasang Tangki Hidran Umum (TAHU) tetapi akses terbatas juga membutuhkan lahan yang cukup besar sehingga TAHU tidak bisa masuk.
“Jadi diterjunkan mobil tangki air bersih. Selain itu Direktorat teknik dan pengaliran, dititik warga yang terdampak bencana dipasang meter sementara untuk masyarakat, sehingga warga disekitar lokasi bencana masih bisa mendapatkan pelayanan air bersih dari kami,” jelasnya.
Ardani menegaskan, sebagai bentuk kepedulian Tirta Pakuan, akan membantu para korban bencana juga yang saat ini tengah dilihat kebutuhan apa yang urgensi.
“Pak Wali Kota Bogor memberikan amanat, apabila akan menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam bisa melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor. (*)























Discussion about this post