• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Populasi Komodo Terancam, Ahli UGM Soroti Risiko Penyakit dan Kerusakan Habitat

Redaksi by Redaksi
21 September 2025
in NASIONAL, WISATA
0
Populasi komodo

Populasi Komodo Terancam, Ahli UGM Soroti Risiko Penyakit dan Kerusakan Habitat. Foto : x.com/@silver_gold4

118
SHARES
118
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Yogyakarta – Populasi komodo (Varanus komodoensis) yang diperkirakan hanya tersisa sekitar 3.300 ekor di dunia kini menghadapi ancaman serius. Satwa endemik Indonesia itu telah berstatus endangered menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) sejak 2021 dan masuk Appendix I Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

drh Aji Winarso, mahasiswa doktoral Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), menyebut sejumlah faktor penyebab penurunan populasi komodo. Menurutnya, kerusakan habitat, fragmentasi, inbreeding atau kawin sedarah, kompetisi pakan dengan manusia, perubahan iklim, perdagangan ilegal, serta penyakit zoonosis menjadi ancaman yang saling berkaitan.

“Konservasi yang baik sebisa mungkin meminimalisasi kontak antara satwa liar dan manusia. Kenapa disebut satwa liar? Karena harus dilepasliarkan,” kata Aji, Jumat (19/9/2025).

Aji menekankan upaya konservasi komodo tidak bisa dipisahkan dari masyarakat lokal. Ia mencontohkan praktik etno-konservasi di Pulau Komodo, di mana hewan purba ini dianggap sebagai “saudara sepupu” manusia. Meski kadang memangsa ternak warga, prinsip ini menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan satwa liar.

BERITA LAINNYA

Bernadya

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026

“Selain itu, edukasi dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi strategi penting agar konservasi selaras dengan kesejahteraan manusia,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Prof Raden Wisnu Nurcahyo, Guru Besar Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Ia menyoroti risiko parasit, infeksi, hingga penyakit yang dapat menular dari manusia ke komodo.

“Publikasi tentang satwa langka banyak diminati jurnal internasional, tetapi di Indonesia penelitian semacam ini masih minim perhatian, terutama karena kurangnya pendanaan,” ungkap Wisnu.

Wisnu menegaskan pentingnya penerapan konsep one health, one welfare yang mengintegrasikan kesehatan manusia, satwa, dan lingkungan. Menurutnya, eksploitasi pariwisata berlebihan, sampah plastik, serta potensi penularan penyakit dari manusia dapat merusak keseimbangan ekosistem.

“Kalau manusia mau sehat, komodo juga harus sehat, lingkungannya pun harus sehat,” tegasnya.

Ia juga menekankan keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian komodo. Hewan purba yang menjadi simbol kebanggaan Indonesia sejajar dengan harimau, gajah, dan orang utan itu terancam punah jika tidak dijaga dengan serius.

“Konservasi komodo bukan sekadar penyelamatan satu spesies langka, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem, kesehatan manusia, dan identitas bangsa. Masa depan naga purba Indonesia ini ada di tangan generasi sekarang dan yang akan datang,” pungkasnya.

Editor             : R. Muttaqien

Tags: Populasi komodoUnion for Conservation of NatureVaranus komodoensis

Related Posts

Bernadya
LIFESTYLE

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah
NASIONAL

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania
NASIONAL

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir
NASIONAL

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026
Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi
NASIONAL

Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi

20 Oktober 2026
Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen
NASIONAL

Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen

20 Oktober 2026
Next Post
gempa bumi

Gempa Bumi Magnitudo 3,1 Guncang Barat Daya Kota Bogor, Tidak Berpotensi Tsunami

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Tanggap Bencana, BEM Polbangtan Kementan Bantu Korban Gempa Cianjur

Tanggap Bencana, BEM Polbangtan Kementan Bantu Korban Gempa Cianjur

30 November 2022
Festival Ramadan

Festival Ramadan Jadi Jurus Pemkab Bogor Pulihkan Daya Beli

18 Februari 2026
Baznas Kota Bogor

BAZNAS Kota Bogor Gandeng Tirta Pakuan Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

31 Oktober 2025
Pandemi Covid-19, Festival CGM Ditiadakan

Pandemi Covid-19, Festival CGM Ditiadakan

27 Februari 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In