• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Juni 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home WISATA BUDAYA

Selain Ketupat dan Nastar, Nyekar Jadi Tradisi Penting Dilakukan Saat Hari Raya

Redaksi by Redaksi
20 April 2023
in BUDAYA
0
Selain Ketupat dan Nastar, Nyekar Jadi Tradisi Penting Dilakukan Saat Hari Raya

Nyekar bukan hanya realitas dari praktik keagamaan atau kepercayaan tetapi bahkan lebih luas dari itu, tradisi nyekar melibatkan ranah kebudayaan, sosial, bahkan ekonomi.(Ist/BogorOne.co.id)

401
SHARES
671
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Bukan menyantap ketupat atau nastar saja, tradisi penting lain dalam memperingati Idul Fitri di Indonesia adalah nyekar.

Tradisi ini tidak ada dalam ajarah Al-Quran dan hadist, tetapi sangat sering dilakukan oleh umat Muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Jawa.

Nyekar adalah istilah yang merujuk pada ziarah kubur yang dibarengi penaburan bunga di pusara makam. Tradisi ini awal mulanya dilakukan oleh penganut kepercayaan Jawa Kuno dan Hindu.

Mereka kerap melakukan persembahan kepada orang yang telah meninggal berupa sesaji, yang didalamnya ada bunga atau disebut “Sekar” dalam Bahasa Jawa.

BERITA LAINNYA

2.000 benda pusaka

Ribuan Pusaka Nusantara Dipamerkan di Bogor, Dukung Pengajuan ke UNESCO

6 Juni 2026
Museum Pajajaran

HJB ke-544, Museum Pajajaran Resmi Dibuka untuk Publik

29 Mei 2026
pendidikan budaya Sunda

Penetapan Hari Jadi Tatar Sunda Angkat Sejarah Pakuan Bogor

9 Mei 2026
Rudy Susmanto

Rudy Susmanto Sebut Modernisasi Tak Boleh Tinggalkan Tradisi

9 Mei 2026

Namun, ketika Islam masuk ke tanah Jawa terjadilah akulturasi budaya antara Islam-Jawa-Hindu.

Masyarakat mencampurkan budaya tersebut saat berziarah kubur dalam Islam menjadi momentum positif sebagai pengingat kematian.

Menurut Muhamad Sochib di NU Online, tradisi nyekar merupakan momentum untuk saling bertegur-sapa antara mereka yang sudah meninggal dengan mereka yang masih hidup.

“Dari sisi ritual tradisi ‘nyekar’ merupakan hal yang sangat positif, di samping sebagai wahana memperkuat tali salaturrahim ‘lintas-alam’ juga menjadi sarana mempertebal keimanan akan kehidupan setelah dunia,” ujarnya.

Interpretasi terhadap makna tradisi ‘nyekar’ ini memang harus lebih produktif. Nyekar bukan hanya realitas dari praktik keagamaan atau kepercayaan.

“Tetapi bahkan lebih luas dari itu, tradisi nyekar melibatkan ranah kebudayaan, sosial, bahkan ekonomi,” katanya.(Ir-v)

Tags: DilakukanHariJadiKetupatNastarNyekarPentingRayaSaatSelainTradisi

Related Posts

2.000 benda pusaka
BOGOR RAYA

Ribuan Pusaka Nusantara Dipamerkan di Bogor, Dukung Pengajuan ke UNESCO

6 Juni 2026
Museum Pajajaran
BOGOR RAYA

HJB ke-544, Museum Pajajaran Resmi Dibuka untuk Publik

29 Mei 2026
pendidikan budaya Sunda
BOGOR RAYA

Penetapan Hari Jadi Tatar Sunda Angkat Sejarah Pakuan Bogor

9 Mei 2026
Rudy Susmanto
BOGOR RAYA

Rudy Susmanto Sebut Modernisasi Tak Boleh Tinggalkan Tradisi

9 Mei 2026
Kirab Budaya
BOGOR RAYA

Sejumlah Jalan di Kota Bogor Ditutup Sementara saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

7 Mei 2026
Gowes hingga napak tilas
BOGOR RAYA

Malasari Jadi Tuan Rumah HJB, Warga Minta Infrastruktur Ditingkatkan

4 Mei 2026
Next Post
Mau Mudik Kehabisan Tiket Kereta? Pakai Fitur Connecting Trains

Mau Mudik Kehabisan Tiket Kereta? Pakai Fitur Connecting Trains

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Ade Yasin Tanggapi 10 Ijtima Ulama MUI Kabupaten Bogor

Ade Yasin Tanggapi 10 Ijtima Ulama MUI Kabupaten Bogor

13 Desember 2021
Kenali Yuk! Syawalan, Tradisi Unik Setelah Hari Raya Idul Fitri

Kenali Yuk! Syawalan, Tradisi Unik Setelah Hari Raya Idul Fitri

22 April 2023
PPJ Gelar Donor Darah di Blok F Pasar Kebon Kembang 

PPJ Gelar Donor Darah di Blok F Pasar Kebon Kembang 

25 Agustus 2022
Presiden Jokowi Berikan Apresiasi dan Bonus Atlet ASEAN Para Games 2023

Presiden Jokowi Berikan Apresiasi dan Bonus Atlet ASEAN Para Games 2023

3 Juli 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In