BogorOne.co.id | Bogor – Sedekat apapun berteman pasti ada saja sifat buruk yang diperlihatkan seorang teman. Ada yang sering berucap ketus, berkomentar tajam atau juga tidak pernah mengembalikan barang yang dipinjamnya.
Kadang-kadang memang ada saja teman yang bersikap atau bersifat aneh bin ajaib dan ini terkadang juga membuat diri tidak merasa nyaman, walaupun mereka mungkin tak bermaksud demikian.
Punya teman seperti ini jangan terlalu sering bersosialisasi tapi tidak juga harus menghilangkan mereka keluar dari daftar pertemanan. Seperti kata Florence Isaacs, “Anda bisa tetap berteman dengan mengubah sifat desktruktif mereka.”
Sementara dalam buku Toxic Friends/True Friend: How Your Friends Can Make or Break Your Health, Happiness, Family and Career (Willam Morrow, 1999), ada beberapa tips untuk mengubah teman yang menjengkelkan.
Untuk teman si tukang minta yang selalu saja minta tolong dan dengan mudah meminta apapun yang membuat diri merasa dimanfaatkan. Untuk merubahnya cobalah untuk tegas menolak, walaupun dengan cara yang baik.
Untuk teman si tukang kritik yang selalu berkomentar merendahkan dan pedas sehingga membuat diri merasa rendah dan berarti apa-apa. Teman seperti ini tidak harus ditanggapi yang membuatnya lebih banyak mengkritik, lebih baik merendah tapi juga mengatakan bahwa kita bukan hanya bisa mengkritik.
Untuk teman si ratu depresi yang sering berkeluh kesah atau mengeluh panjang lebar, walaupun hanya masalah sepele saja. Untuk menghadapinya, cobalah dengan jawaban humor atau guyonan yang dapat mengurangi stress.
Untuk teman si tukang bersih-bersih yang sering membuat kita sering salah arti karena kelakuannya yang sering membereskan pekerjaan rumah yang mungkin orang menganggapnya pemanfaatan. Untuk menyikapinya, buat saja dia sibuk dengan obrolan ataupun bersenang-senang. (Ir-v)
























Discussion about this post