BogorOne.Co.id | Kota Bogor – Sebaran bebatuan yang tersusun dan tertanam rapih didalam satu area berskala kecil berdiameter 2,5 meter kali 2 meter yang berlokasi di Jalan Batutulis seberang Makam Keramat Mbah Dalem, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, merupakan situs paling tua yang dibuat pada jaman megalitik yang dikenal dengan Puragalih atau Situs Purwakalih.
Dari rangkuman wawancara BogorOne pada belasan tahun silam bersama mendiang Drs. Uka Tjandrasasmita mantan Direktur Purbakala Serang Banten, menurutnya, usia Situs Puragalih (Purwakalih), diperkirakan hampir se-jaman dengan Arca Dhomas di Megamendung Puncak diarea pemakaman 10 tentara Nazi pengawal Hitler, Kampung Situ, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Sementara dari keterangan Ibu Nenih, Juru Pelihara (Jupel) Situs Batutapak dan Prasasti Batutulis Kota Bogor, bahwa Situs Puragalih adalah situs tertua di Kota Bogor yang sudah berdiri sebelum Kerajaan Sunda dan Kerajaan Pajajaran berkuasa.
“Usia Situs Puragalih atau Situs Purwakalih sangat tua, situs ini peninggalan masa purba, yang dibuat sebelum kerajaan Sunda dan Kerajaan Pajajaran”,kata Ibu Nenih Juru Pelihara Situs Batu Tapak dan Prasasti Kota Bogor kepada BogorOne, Minggu 16 November 2025.
Nenih, Wanita tua berusia 80 tahun yang setia merawat dan menjaga Situs Batu Tapak dan Prasasti peninggalan Raja Pajajaran Surawisesa tersebut menambahkan, situs Puragalih bentuknya hampir menyerupai arca berukuran kecil, namun ornamennya tidak sesempurna seperti 99 Arca Dhomas masa Proto sejarah di Megamendung yang sekarang tersisa 5 arca.
“Pahatan Pahatan batu situs Purwagalih belum sempurna, dan bentuknya klasik masih berupa motif yang menyerupai arca”, tandasnya.
Terpisah, Unen Juru Pelihara Situs Patih Ranggapati di Kampung Mekarjaya yang lokasinya tak jauh dari Taman makam Pahlawan Dreded, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, mengungkapkan dalam kisah Bujangga Sedamanah yang berisi rencana kepindahan Raja Sunda pertama TarusBawa dari Bekasi ke Bogor, disebutkan, bahwa saat Tarusbawa pindah dan akan menempati bangunan istana yang lokasinya didekat hulu sungai Cipakancilan di kawasan Tajur.
“Dalam Isi Naskah tersebut menyinggung satu nama, yakni Begawat Mayajati yang tewas oleh Pandawa. Sehingga memunculkan argumen jika Situs Puragalih atau Purwakalih tersebut, sudah ada dijaman Raja Purba Bogor Sebelum Sunda dan Pajajaran berdiri, yakni Era Raja Bogor Begawat Mayajati, atau Sri Begawat Mayajati”, ungkapnya.
Kemungkinan besar tutur Unen lagi, situs Puragalih tersebut dahulunya adalah bagian dari taman pintu gerbang menuju Istana Raja Purba Bogor Begawat Mayajati.
“Saya sangat yakin, apabila merujuk pada isi Naskah Bujangga Sedamanah TarusBawa, dimana Situs Puragalih atau Purwakalih ini, memang sudah ada dan dibuat pada masa Raja Purba Bogor Begawat Mayajati yang tewas saat berperang,” pungkasnya.
Editor : Jef Sukapura
























Discussion about this post