BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sanggar Teater RAS kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya dan pendidikan seni melalui penampilan mereka di acara CERITOPIA yang digelar di Atrium Lantai II Botani Square, Kota Bogor, Jumat (13/6/2025).
Acara yang berlangsung pukul 13.00–18.00 WIB itu mengusung tujuan untuk meningkatkan minat baca serta kecintaan terhadap budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Sanggar Teater RAS membawakan pertunjukan teater adaptasi cerita rakyat Lutung Kasarung yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 10 hingga 15 tahun. Karya ini dipilih secara khusus sebagai upaya mengenalkan kembali legenda Nusantara kepada anak-anak yang dinilai lebih akrab dengan budaya digital.
“Target kami memang anak-anak sekolah dasar dan madrasah. Mereka sekarang sudah jarang mengenal cerita-cerita rakyat. Kami ingin membangkitkan lagi rasa cinta terhadap budaya sendiri,” ujar Amir, perwakilan Sanggar Teater RAS.
Meski tampil di ruang publik dengan fasilitas terbatas dan tanpa tata panggung profesional, Sanggar Teater RAS tetap mampu menyuguhkan pertunjukan yang hidup dan komunikatif. Fleksibilitas dan kreativitas para pemain menjadi kunci keberhasilan pementasan tersebut.
“Yang penting bukan kemewahan panggung, tapi bagaimana cerita bisa sampai ke hati penonton, apalagi anak-anak. Itu yang kami perjuangkan,” tambah Amir.
Persiapan pementasan dilakukan selama dua hingga empat pekan sebelumnya. Mulai dari penulisan naskah, pembagian peran, hingga latihan intensif, dijalani oleh para anggota yang sebagian juga memiliki pekerjaan tetap di luar sanggar. Meski menghadapi tantangan waktu dan teknis, mereka tetap solid dan bersemangat.
Penampilan Sanggar Teater RAS menjadi salah satu daya tarik utama dalam CERITOPIA, yang juga menghadirkan beragam kegiatan edukatif seperti workshop kreatif, dongeng interaktif, dan aksi sosial berupa donasi buku untuk komunitas literasi.
Keterlibatan mereka dinilai memberi pesan kuat bahwa pelestarian budaya bisa dilakukan dengan semangat dan kolaborasi, meski tanpa sarana yang sempurna. Komunitas seni seperti Teater RAS menunjukkan bahwa mereka masih memegang peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda lewat seni pertunjukan dan cerita rakyat.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan semacam ini dapat digelar rutin di berbagai daerah untuk menjangkau lebih banyak anak-anak dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya lokal sejak dini. *
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post