BogorOne.co.id | Ciomas – Usaha ternak burung kenari yang menguntungkan bagi pemula. Ternak burung menjadi salah satu peluang usaha, terutama kenari.
Selain suara dan warnanya yang menarik, kenari cukup mudah untuk dibudidayakan. Bahkan bagi anda yang ingin memulai usaha ternak yang satu ini.
Pastikan memilih strategi yang tepat baik dari cara memilih bibit, sangkar, makanan, hingga pemasarannya.
Salah satunya seorang pria bernama Rana Saputra, asal Bandung yang memulai budidaya burung kenari sejak tahun 1999.
Perjuangan peluang bisnis kenari berawal dari keikhlasannya menukarkan motor Suzuki Thunder miliknya menjadi satu pasang kenari Yorkshire.
Pria asal Bandung itu meniti karir dalam budidaya burung kenari hingga bisa dikatakan sukses. Budidaya yang digelutinya bertahan sampai saat ini dengan mempunyai beberapa pasang kenari dari mulai kenari lokal sampai kenari import hasil dari kesungguhannya.
“Awalnya punya motor thunder, terus di tukar dengan sepasang kenari Yorkshire, itu tahun 1999 ternak kenari di Bandung, dan sekarang tinggal di Bogor masih berjalan dan bisa eksis. Dari jenis kenari lokal sampai yorkshire,” ungkap Rana Saputra Kepada BogorOne, Minggu 02 April 2023.
Saat ini ia mempunyai enam pasang kenari import (Yorkshire) dan dua pasang kenari lokal berlokasi ditempat tinggalnya yang berada di Kampung Kota Batu, Desa Kota Baru, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Ia menjelaskan, jika membahas harga dalam burung berkicau seperti kenari, pembeli sudah pasti hapal jika harga burung kenari sudah di atas Rp. 1.000.000 pasti memiliki kualitas yang bagus apalagi seperti kenari import.
Kata dia, kenari Yorkshire x F1 yang berusia 1,5 bulan bisa mencapai 1,5 juta sampai 2 juta dan untuk kenari lokal yang berusia 2 bulan itu mencapai 96 ribu dan sudah jamin jantan.
“Indukan Yorkshire x F1 dan anakannya dibilang kenari seri F2, harga usia 2 bulan, 1,5 juta, itu masih gembling belum tahun betina atau jantan. Tapi kalo sudah jamin jantan 2 juta, dan menggunakan ring Rem Bandung. Kalo kenari lokal 96 ribu usia 2 bulan jamin jantan,” sambung Rana.
Lanjut Rana, bahwa pemasaran yang ia lakukan sampai ke pasar pramuka Jakarta dan kios-kios daerah Bogor dan ada juga sistem booking.
“Untuk pemasaran sendiri sudah sampai ke pasar pramuka Jakarta dan saya kirim ke kios kios daerah Bogor dan ada juga sistem booking. Biasanya pembelian sudah membooking dari awal atau menandai telur kenari terlebih dahulu,” katanya.
Masih kata dia, untuk perawatan cukup mudah, sebab hanya menggunakan extra fooding. Perawatan, harus benar benar exfra fooding untuk yang breeding.
“Contoh extra fooding, sayuran sawi putih, sawi hijau terus telur puyuh, yang terpenting mengenali karakter burung. Insyaallah jika itu semua dijalankan, pasti membuahkan hasil,” pungkasnya. (Yud)
























Discussion about this post