BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Hingga Senin, 29 September 2025, jasad MP (25), warga Kampung Cimaja, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat belum juga ditemukan setelah dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus Sungai Cikaniki, Minggu, 28 September 2025, sekitar pukul 00.13 WIB
Saat itu, MP diduga berusaha menyeberangi sungai untuk mengambil rumput. Namun, kaki terpeleset di tepi sungai. Seketika tubuhnya terseret arus deras.
“Korban hanyut ketika hendak mengambil rumput, lalu terpeleset saat menyeberang sungai,” ujar Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, dikutip dari ceklissatu.com.
Upaya pencarian langsung dilakukan tim gabungan yang melibatkan Mapolsek Nanggung, Koramil, Satpol PP, BPBD Kabupaten Bogor, serta perangkat Desa Cisarua. Namun, arus sungai yang deras ditambah tebing terjal membuat pencarian penuh tantangan.
“Pencarian hanya bisa dilakukan sampai pukul 17.00 WIB sesuai SOP. Selanjutnya akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi,” jelas Khaerudin, anggota BPBD Kabupaten Bogor.
Menurutnya, medan yang curam dan minim penerangan pada malam hari membuat operasi pencarian tidak memungkinkan dilanjutkan.
Sungai Cikaniki bukan sekadar aliran air bagi warga sekitar. Sungai ini kerap menjadi jalur utama sekaligus sumber penghidupan, untuk mencuci, mencari ikan, hingga jalur lintas menuju kebun. Namun, saat musim hujan tiba, aliran sungai berubah ganas dan berisiko besar bagi siapa pun yang melintas.
Bagi warga seperti MP, menyeberangi sungai di malam hari menjadi bagian dari rutinitas. Kebutuhan ekonomi mendesak membuat risiko harus diambil, meski keselamatan taruhannya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Cikaniki. Warga setempat ikut berjaga, berharap jasad korban segera ditemukan agar keluarga dapat mengikhlaskan kepergiannya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post