BogorOne.co.id | Kota Bogor – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor, gelar aksi unjuk rasa kepung Istana Bogor di Jalan Ir Juanda Kota Bogor, Jumat (08/04/22) sore.
Aksi unjuk rasa di Istana Bogor yang diiniasi oleh BEM se-Bogor kali ini membawa tagline ‘Bogor Menggugat Istana’.
Berbagai isu menjadi poin yang di aspirasikan para mahasiswa mulai harga pangan yang mahal, minyak goreng yang langka, kenaikan harga BBM pemindahan ibukota hingga perpanjangan masa presiden 3 periode.
Secara bergantian mahasiswa melakukan orasi di atas mobil komando.
Koordinator BEM Se Bogor Rizki Nuria Sury Altar menjelaskan, aksi kali ini akan membawa lima tuntutan utama.
Kelima tuntutan itu, sambung Rizki, nantinya bakal ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.
“Kami membawa lima tuntutan utama. Pertama, Jokowi harus buka suara terkait isu tiga periode, kedua kenaikan BBM, ketiga hapus UU terkait IKN, kemudian isu pajak, dan kelangkaan bahan-bahan pokok kebutuhan,” kata Rizki.
Tuntutan-tuntutan itu, tegas Rizki, akan disuarakan secara lantang oleh ratusan massa aksi yang tergabung.
Sementara dalam orasi yang dilakukan mahasiswa lainnya mengatakan, bahwa pemerintah telah gagal, sehingga tidak pantas presiden untuk diperpanjang menjadi tiga periode.
“Harga pangan mahal, BBM naik, minyak goreng langka, minta periode, pantas gak kawan-kawan,” seru dia dalam orasinya
Sementara massa aksi dari mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi di depan Monas, Jakarta Pusat, Senin (28/3/22).
Untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan, petugas memasang kawat Berduri di Dekat Istana. Dan ratusan polisi juga disiagakan untuk mengamankan demonstrasi. (Fry).
























Discussion about this post