BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Warga dan keluarga korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan terus menggelar doa dan pengajian untuk keselamatan Dwi Murdiono.
Tetangga korban, Dewi Hu (64), mengatakan pengajian digelar sejak Minggu, 19 Januari 2026 hingga hari ini, Selasa, 20 Januari 2026, baik oleh kelompok bapak-bapak maupun ibu-ibu Majlis Taklim di lingkungan perumahan.
“Kemarin pengajian bapak-bapak, Senin sampai Rabu ini pengajian ibu-ibu untuk mendoakan keselamatan yang baik,” kata Dewi.
Dewi menambahkan, saat ini keluarga korban sedang beristirahat di rumah, menunggu informasi dari tim SAR yang masih melakukan pencarian. Ibu dan dua kakak istri Dwi yang datang dari Semarang juga berada di lokasi.
Meski petugas telah menemukan beberapa identitas korban dan ayah Dwi sedang menjalani tes DNA di Makassar, keluarga tetap berharap ada kabar baik.
“Masih menanti kabar dari sana, baru ketemu name tag, dompet, dan topi. Belum ada kabar pasti. Ayahnya Pak De bary selesai tes DNA. Ya, kita tetap berharap walaupun tahu kondisi lapangan,” ujar Dewi.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post