BogorOne.co.id | Nagan Raya – Kemunculan harimau Sumatera bersama dua anaknya di area perkebunan kelapa sawit Desa Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, memicu kepanikan warga. Satwa dilindungi itu dilaporkan berada sekitar 50 meter dari permukiman.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, induk harimau diduga baru melahirkan di lokasi tersebut. Kondisi ini membuat perilakunya menjadi sangat protektif dan berpotensi membahayakan jika merasa terganggu.
Seorang warga, Nasrudin, mengatakan harimau yang terlihat tidak sendirian, melainkan bersama dua anaknya yang masih kecil.
“Harimau itu ada dua anaknya. Kemungkinan baru melahirkan di situ,” ujarnya.
Kepala Resor KSDA Meulaboh Satirin menjelaskan, induk harimau yang sedang menjaga anak memiliki tingkat agresivitas tinggi. Karena itu, satwa tersebut sangat berbahaya jika manusia mencoba mendekat.
“Saat harimau sedang beranak, dia tidak bisa kita dekati. Induknya akan sangat agresif karena sedang mengamankan anaknya. Itu sifat alaminya,” kata dia.
Petugas merespons laporan warga dengan mengimbau masyarakat menghentikan sementara aktivitas di sekitar lokasi kemunculan harimau.
Menurut KSDA, keberadaan harimau tersebut kemungkinan hanya sementara. Secara naluriah, induk harimau akan berpindah setelah merasa lingkungan aman bagi anak-anaknya.
Petugas juga mengingatkan warga agar tidak mendekati lokasi untuk melihat langsung atau merekam video karena berisiko memicu serangan.
Pihak berwenang akan berkoordinasi dengan aparat desa untuk menyampaikan imbauan resmi agar warga menjaga jarak hingga situasi dinyatakan aman.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post