BogorOne.co.id | Kota Bogor – Saat menghadiri undangan acara buka bersama dan santunan 200 anak yatim di PWI Kota Bogor, Sabtu 30 Maret 2023, Calon Wali Kota Bogor Adi Jaya Bintara blak-blakan mengaku ingin membangun Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Jaya sapaan akrbnya mengatakan, bahwa yang sudah dilakukan DPRD dan Wali Kota sudah Bagus, namun masih ada beberapa PR yang dinilainya harus diselesaikan.
Tiga hal yang menjadi sorotannya adalah kasus stunting, ketimpangan status ekonomi dan penataan kota karena di sejumlah titik masih terjadi bencana banjir.
“Saya rata Stunting ini harus segera diselesaikan, kedua ketimpangan karena indeks gini kita sudah naik 0,43 diatas nasional, trus soal kemiskinan di kota Bogor itu masih tinggi sekitar 35,6 persen data terakhir, jd kita punya 400 ribu orang jadi penerima bantuan sosial itu PR yang belum terselesaikan,” ungkapnya.
Dirinya juga mengaku, sering bolak balik Jakarta – Bogor dan bajir di bebrapa ruas jalan itu sudah sedemikian lumayan parah. “Tentu ini juga harus kita perbaiki juga kedepan,” tambahnya.
Dirinya akan mengikuti kontestasi Pemilihan Wali Kota Bogor dengan mengusung visi Bogor emas 2030.
“Jadi saya saya ingin generasi kota Bogor itu jadi generasi emas,” ungkapnya.
Tekadnya untuk ikut kontestasi di Pilwalkot 2024 bukan tangan kosong karena dirinya membawa 3 desain program besar untuk menjadikan Kota Bogor lebih maju, dan rakyatnya lebih sejahtera.

Program pertamanya adalah makan siang dan susu gratis, karena itu sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat maka dikota Bogor harus dilaksanakan, itu akan disuport yang namanya e-warung,
“Untuk mengatasi ketimpangan tadi, melalui program ciptani, jadi ibu-ibu bapak-bapak per RT itu target 2-5 e-warung, untuk kita kasih modal dan ini sudah berjalan di Kota Bogor, nanti temen-temen media bisa uji tes, satu bulan kedepan apakah penerapan e warung ini efektif atau enggak untuk mengurai ketimpangan,” ungkapnya.
Program kedua yang diusungnya untuk perubahan Kota Bogor adalah Bogor Smart City, dia ingin mewujudkan tarif angkot single. “Saya ingin revitaliasasi dan saya ingin kota Bogor itu menjadi kota yg smart baik sisi teknologinya, manusia dan penataan kotanya, jadi banjir itu kita selesaikan,” tuturnya.
Dan program ketiganya adalah Bogor Smart Generasion, dirinya ingin mewujudkan generasi bogor menjadi generasi emas 2030.
Dia mengaku, belum lama ini ketemu bebrapa geng motor setelah diamankan pihak berwajib, dengan jumlah total ada 256 anak dan sempat diskusi dengan mereka.
“Intinya mereka hanya kurang perhatian, jadi tawuran dan segala macam bisa kita selesaikan, saya asli kota Bogor, saya sangat cinta dengan kota ini dan insya Allah kita bisa selesaikan segala persoalan bersama-sama. Semoga kedepan kota Bogor lebih maju, lebih nyaman,” pungkasnya. (Fry)
























Discussion about this post